oleh

Transaksi Sabu, Oknum PNS dan Pemborong Ditangkap

MUARA ENIM – Satuan Reserse Narkoba Polres Muara Enim membekuk seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas PUPR berinisial NS alias YN (38), warga Jl Nuri No 110 Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim. YN ditangkap saat bersama HB (47), warga Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Muara Enim, disebuah rumah dibilangan jalan Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II, Kelurahan Pasar II, Minggu (16/2) pukul 13.00 WIB.

Selain mengamankan keduanya, anggota Satuan Reserse Narkoba jiga berhasil mengamankan barang bukti  8  paket narkotika jenis shabu berat 2,62 gram, 1 unit HP merk  Nokia, 1 unit HP merk Samsung dan 1 unit mobil Toyota Avanza. Kini kedua pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mapolres Muara Enim.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwuno SH SIK MH melalui Kasat Narkoba AKP I Putu Suryawan SIK dalam rilisnya, Selasa (18/2) menyampaikan, pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa dirumah bilangan jalan Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II, Kelurahan Pasar II tersebut seringnya terjadi bertransaksi narkotika.

Atas informasi tersebut, kata dia, anggota Reserse Narkoba melakukan penyelidikan. Pada saat dilakukan penyelidikan anggota melihat kedua pelaku dengan gerak gerik yang mencurigakan tengah berada dirumah tersebut dan melakukan pengerebekan.

Dari hasil pengerebekan berhasil mengamankan NS alias YN (38) dan HB (47). Kemudian, kata Putu, dilanjutkan pemeriksaan dan penggeledahan. Alhasil, ditemukan barang bukti berupa 6 paket diduga narkotika jenis sabu didalam kantong celana HB. Selain itu, dari hasil penggeledagan dalam mobil Toyota Avanza milik YN ditemukan 2 paket sabu.

“Dari hasil introgasi, keduanya mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan dilokasi adalah milik mereka. Kini keduanya serta barang bukti di bawa ke Satuan Reserse Narkoba untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas PUPR Muara Enim Ilham Yaholi, ketika dikonfirmasi awak media terkait salah satu stafnya ditangkap atas dugaan kasus narkotika jenis sabu-sabu enggan berkomentar banyak. “Informasinya seperti itu, tapi saya belum tau pasti kebenarannya,” ujar Ilham disela-sela meninjau lokasi longsor di Desa Karang Raja. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya