oleh

Tren Angka Pernikahan di OKU Turun

-Sumsel-1 views

BATURAJA – Tren jumlah pencatatan pernikahan dua tahun terakhir cenderung mengalami penurunan. Sepanjang 2020, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mencatat jumlah pencatatan perkawinan ada 2.555.

Kasi Bimmas Kemenag OKU M Ali mengatakan, dua tahun terakhir jumlah pencatatan pernikahan mengalami penurunan. “Trennya cenderung menurun,” ujarnya, Senin  (22/2).

Berdasarkan data pada 2019 tercatat ada sebanyak 2.841 pencatatan pernikahan. Sedangkan untuk 2018 tercatat ada sebanyak 2.920 catatan pernikahan yang masuk laporan di Kemenag OKU.

Disebutnya, menurunnya jumlah peristiwa atau pencatatan pernikahan diantaranya karena faktor masih dalam kondisi pandemic covid 19.

Disamping berlakunya Undang undang Nomor 16 Tahun 2019 yang menaikan syarat minimal batas usia untuk bisa dilakukan pernikahan. Kalau usia masih dibawah 19 tahun maka memerlukan persetujuan atau putusan dari pengadilan agama.

Sedangkan sebelumnya, usia pernikahan masih bisa diakomodir dibawah 19 tahun. Disebut Ali, dari 2.555 catatan pernikahan sebagian masih dilaksanakan di kantor urusan agama (KUA) sebanyak 555.

Sedangkan pernikahan di luar kantor KUA ada sebanyak 1.957. Sisanya ada isbat nikah sebanyak 41 pasang. Pengajuan isbat nikah disampaikan pasangan yang sudah pernah menikah, tapi belum memiliki buku nikah.

Sedangkan masuk Januari 2021 tercatat sudah ada 281 peristiwa pernikahan yang terdata masuk di Kemenag OKU. Terdiri dari menikah di kantor KUA ada 34, menikah di luar kantor ada 251. Terbanyak peristiwa pencatatan pernikahan berada di Kecamatan Baturaja Timur sebanyak 79.

Untuk memproses pencatatan pernikahan di Kabupaten OKU, lanjut Ali, ada sebanyak 20 orang penghulu. Sebanyak 9 orang merupakan penghulu murni. Lalu sebanyak 11 orang merupakan penghulu yang dijabat kepala KUA setempat. (bis)

 

Komentar

Berita Lainnya