oleh

Truk Muatan Jambu Air, Terjun Kesungai

INDRALAYA – Sebuah jembatan  kerangka dan plat besi di Desa Tebing Gerinting Utara , menghubungkan dengan Desa Arisan Gading Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI) patah dua. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu Sore (12/7) sekitar pukul 16.00 Wib.

Penyebabnya ambruknya jembatan dengan panjang 80 m dan lebar 4 meter tersebut, akibat sebuah truk dengan  muatan jambu air melintasinya, hingga membuat jembatan dan truk tersebut  tidak mampu menahan beban hingga patah dua , dan truk  ikit ambruk pada bagian belakang truk menyentuh air.

”Kejadiannya Minggu Sore Pak, ada Truk yang membawa jambu air melintasinya, hingga bagian kerangka besi jembatan patah,”kata Rian yang tinggal dilokasi jembatan.

Hanya saja Rian, tidak mengetahui siapa sopirnya,”Katanya sopirnya orang Tanjung Batu,  nak bawa jambu air ini ke Jawa , karena saat ini lagi musim panen jambu air,”lanjut Rian.

Sementara beberapa warga disekitar lokasi juga mengatakan, bahwa jembatan ini dibangun sekitar tahun 90-an, ketika masih menjadi wilayah OKI bukan OI ,”Sudah pernah diperbaiki, dan jembatan ini dibangun  dizaman Pemerintahan OKI,”timpal warga yang mengaku bernama Wawan (50)

Akibat ambruknya jembatan ini, masyarakat Desa Tebing Gerinting dan Desa Arisan Gading terganggu, karena terpaksa harus melewati jembatan alternative lainnya yang cukup jauh, yakni Jembatan di Desa Sukaraja, Jembatan Tanjung Agung maupun Desa Sakatiga .

“Kasihan ibu-ibu yang bekerja di Desa Tebing Gerinting  sebagai pembuat kemplang, mereka harus memutar dengan jembatan alternative lainnya agar bisa menyeberang, atau dengan perahu,”tutur Wawan.

Asisten II  Pemkab OI membidangi Perekonomian dan Pembangun Ir H Muhsin Abdullah mengatakan, memang sebelum ambruk alias patahnya jembatan besi tersebut, akan diperbaiki pada tahun anggaran ini.

“Sudah dianggaran untuk diperbaiki, namun keburu ambruk, Saat ini sudah proses tender dan mencari tukang untuk segera memperbaiki jembatan tersebut,”kata Mantan Kadinas PU PR Pemkab OI ini.

Menurut Ir H Muhsin, perbaikan jembatan tersebut sudah dianggarkan sebesar Rp 1,5 Miliar,”Semoga segera dilakukan perbaikan ,paling tidak dalam minggu  dibuat jembatan darurat, agar masyarakat setemoat bisa melintasinya,”tukas Ir M Muhsin Abdullah. (Sid)

Komentar

Berita Lainnya