oleh

Trump Bersikeras Bangun Tembok Meksiko

-Dunia-1 views

Washington DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pidato kenegaraan State of the Union (SOTU) keduanya di hadapan Kongres AS. Dalam pidatonya, Trump kembali menegaskan janjinya untuk membangun tembok perbatasan AS-Meksiko yang jelas-jelas ditentang Partai Demokrat.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (6/2/2019), anggota Kongres AS dari Partai Republik dan Partai Demokrat gagal mencapai kesepakatan terkait proposal Trump soal dana pembangunan tembok perbatasan AS dan Meksiko demi menangkal imigran ilegal yang disebut Trump telah memicu ‘krisis nasional mendesak’.

Baca juga: Kesal Soal Debat Tembok AS-Meksiko, Trump: Tembok Adalah Tembok!
Kegagalan mencapai kesepakatan itu telah membuat pemerintah federal AS tutup (shutdown) selama 35 hari, yang mencetak rekor sebagai shutdown terlama dalam sejarah AS. Shutdown yang telah diakhiri pada 25 Januari lalu itu, sempat menunda penyampaikan pidato SOTU oleh Trump.

“Pemerintahan saya telah mengirimkan sebuah proposal yang masuk akal kepada Kongres untuk mengakhiri krisis di perbatasan selatan,” sebut Trump dalam pidatonya di ruang sidang House of Representatives (HOR) di Gedung Capitol pada Selasa (5/2) malam waktu AS.

“Proposal itu termasuk bantuan kemanusiaan, lebih banyak penegakan hukum, pendeteksian narkoba di pelabuhan-pelabuhan kita, menutup celah yang memungkinkan penyelundupan anak, dan rencana untuk membangun pembatas fisik atau tembok untuk mengamankan area-area luas antar pintu masuk pelabuhan-pelabuhan kita,” jelasnya.

“Di masa lalu, sebagian besar orang-orang di ruangan ini memilih untuk pembangunan tembok, tapi tembok yang layak tidak pernah dibangun. Saya akan memastikannya dibangun,” tegas Trump dengan Ketua HOR Nancy Pelosi — yang menentang pembangunan tembok itu — duduk persis di belakangnya.

Trump menggunakan pidato kenegaraannya untuk menawarkan semangat kompromi kepada anggota Kongres AS. Terlebih diketahui bahwa sikap Trump yang bersikeras agar Kongres AS menyetujui anggaran US$ 5,7 miliar untuk pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko, menurut survei Reuters/Ipsos, telah membuat lebih dari separuh warga AS menyalahkannya atas shutdown yang terjadi selama 35 hari.

Pidato kenegaraan ini memberikan kesempatan kepada Trump untuk menjelaskan alasannya bersikeras membangun tembok perbatasan antara AS dan Meksiko. Kalangan Partai Demokrat sebelumnya menyebut pembangunan tembok itu hanya membuang-buang uang, tidak efektif dan tidak bermoral.

(nvc/ita/detik.com)

Komentar

Berita Lainnya