oleh

Tubuh Korban Mutilasi, di Kuburkan

-Hukum-93 views

INDRALAYA – Karoman (40) korban Mutilasi hingga kepala dan keduanya hilang dan hingga hari ini belum juga ditemukan, akhirnya dikebumikan hari ini  sekitar pukul 13.15 Wib di Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten OI .

Alm Karoman dikebumikan di belakang rumahnya sendiri, ratusan pelayat dari warga Desa Pinang Mas ikut menghantarkan keperistirahatannya terakhir, Setelah sebelumnya pihak keluarga menjemput mayat tubuh korban Karoman di RS Bhayangkara Palembang.’

Warga Desa Pinang Mas Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten OI, membantu pemakaman Alm Karoman (40). Foto : Sardinan/Sumeks.co

Mardiah istri alm Karoman, berharap, agar petugas aparat kepolisian segera mengungkap siapa pelaku sebenarnya,”Kalau nanti ditangkap, pelaku harus dihukum seberat-beratnya, karena dia telah menghilangkan nyawa suamiku dan kelima anak kami ,” pintanya.

Mardiah juga mengaku, bahwa potongan kepala  alm suaminya Karoman, masih terus dilakukan pencarian,”Semoga potongan kepala dan kedua tangannya dapat ditemukan,”tuturnya.

Paman korban Karoman yakni Syarifudin (45) juga meminta apara kepolisian untuk segera mengungkap siapa pelaku pembunuh dari keponakannya (Karoman),” Ini sudah hari ke 26 , petugas juga belum bisa mengungkap siapa pelakunya, dan kami juga masih terus mencari potongan tubuh korban”kata Syarufuddin.

Kades Pinang Mas , Asrul Sani, mengatakan, bisa dibawa pulang tubuh korban Karoman yang sudah 26 hari di RS Bhayangkara, karena mendapat telpon dari Kanit Reskrim Polsek Tanjung Raja IPDA Herman, yang mengatakan, tubuh korban sudah bisa dibawa pulang,”Setelah berembuk dengan pihak keluarga korban, akhirnya kami bawa hari ini (Kemarin) dan langsung kami makamkan,”tukasnya.

Sementara Kapolsek Tanjung Raja AKP Arfanol mengatakan, pihaknya belum bisa  memberikan keterangan,”Memang hasil Lab tes DNA belum keluar, tapi tubuh korban sudah bisa diambil oleh pihak keluarganya,”kata AKP Arfanol.

Soal progress pengungkapan kasus mutilasi tersebut, pihaknya juga belum bisa memberikan keterangan,”Sebaiknya langsung dengan Kasat Reskrim, tapi yang jelas kasus ini masih terus dilakukan penyelidikannya,”tukasnya (Sid)

Komentar

Berita Lainnya