oleh

Tukang Punya Sertifikat, Jelas Punya Nilai Tambah

PRABUMULIH – Penghasilan bangunan bermutu dan berkualitas, khususnya proyek pembangunan bedah rumah dari program BSPS Kemen PUPR.

Sebanyak 100 orang tukang yang mengerjakan proyek tersebut, mengikuti sertifikati diselenggarakan Bappeda bersama Jasa Kontruksi (Jakun).

Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM berpesan, agar kegiatan sertifikasi tukang ini diikuti dengan baik. Sehingga, menghasilkan tukang memang benar-benar bermutu dan berkualitas.

“Tukang punya sertifikat, jelas punya nilai tambah. Harga upahnya pun, punya standar khusus dan tidak sama dengan tukang biasa,” ujar Ridho ketika membuka sertifikasi tersebut di Gedung Kesenian Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Wako, Kamis (17/9/2020).

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini menegaskan, agar tukang benar-benar punya mutu dan kualitas yang diluluskan. Sehingga, punya sertifikat keahliannya.

“Jika tidak memenuhi standar, sebaiknya penguji tidak meluluskannya. Sehingga, hasil pekerjaannya memang benar-benar baik berkualitas dan bermutu. Termasuk, pengerjaan proyek rehab program BSPS Kemen PUPR,” akunya.

Terpisah, Kepala Bappeda, Ir Abu Shohib MSi menerangkan, sertifikasi tukang proyek rehab rumah program BSPS dimaksudkan, untuk menghasilkan pekerjaan yang baik dan bagus.

“Sehingga, bangunan atau rumah direhab benar-benar layak huni. Dan, masyarakat menerimanya benar-benar merasakan manfaat program BSPS Kemen PUPR,” terangnya.

Selanjutnya, sejauh ini 450 rumah bakal dibedah baru saja selesai survei dan tengah rekapitulasi. “Kalau semuanya, selesai pembangunan segera dilakukan,” pungkasnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya