oleh

Tunggakan Gaji Sriwijaya FC Menuju Meja Hijau

JAKARTA – Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) memastikan memasukkan gugatan ke Pengadilan Negeri Palembang dalam pekan ini. Menyusul sengketa penunggakan pembayaran gaji terhadap pemain yang dilakukan oleh Sriwijaya FC.

“Kami rencanakan pekan ini gugatan sudah masuk ke Pengadilan Negeri Palembang. Selain PT Sriwijaya Optimis Mandiri cq Klub Sriwijaya FC, ikut tergugat Badan Olahraga Profesional Indonesia, PSSI, dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi,” ungkap Kuasa Hukum APPI Riza Hufaeda senin (22/4).

APPI menggugat Manajemen Sriwijaya FC karena menunggak utang pemain dan down payment mereka. Ada 29 pemain yang diutang. Mereka akhirnya mengadu ke APPI sebagai organisasi yang menaungi pemain untuk meyelesaikan masalah ini. APPI menjadi tulang punggung menyelesaikan masalah seperti ini karena PSSI belum punya NDRC (National Dispute Resolution Chamber).

NDRC merupakan pengadilan arbitrase independen yang dibentuk oleh Member Association untuk menanggulangi sengketa yang terjadi antara klub dan pemain. FIFA telah perintahkan PSSI membentuk badan ini pada 2017. Saat itu, tidak hanya PSSI yang diperintahkan bentuk NDRC tapi juga federasi sepak bola Malaysia dan Kosta Rika. Tapi sampai sekarang belum dieksekusi PSSI.

Riza menjelaskan, sejauh ini para pemain masih solid. Mereka sudah menyerahkan surat kuasa kepada APPI. Tinggal menunggu satu surat kuasa lagi. Itu diharapkan bisa dieksekusi dalam waktu dekat. “Dengan berapa pun, kami akan melangkah ke PN Palembang,” tukasnya.

Kasus tunggakan gaji dan down payment pemain Sriwijaya FC ini adalah kali kedua ditangani APPI dalam semester pertama di 2019. Sebelumnya APPI telah masukkan gugatan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru terhadap Manajemen PSPS Riau. Masih menunggu giliran gugatan kepada manajemen Persegres Gresik dan PSMS Medan.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya