oleh

Turnamen Tenis Kajati Sumsel Cup 2019 :  Matangkan Kemampuan, Petakan Persaingan Tenis Junior 

PALEMBANG – Kejurnas Tenis Kajati Sumsel Cup 2019 resmi digelar pada Sabtu (7/11) pagi. Dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru, turnamen ini diikuti oleh peserta dari 18 provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Deru berharap kepada para atlet yang didominasi petenis junior untuk bersikap sportif dalam bertanding. Serta memberikan yang terbaik untuk prestasi saat ini dan masa mendatang.

“Kegiatan ini akan memberi dampak positif bagi pembinaan prestasi kedepan. Sehingga kami berharap bisa terus digelar kegiatan serupa. Selamat bertanding,” pesan Deru.

Hadir dalam pembukaan, Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati, Anggota DPR RI Yulian Gunhar, unsur muspida serta tamu undangan. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, Sugeng Purnomo menyelipkan pesan penting dalam gelaran ini.

Mengambil tema kejujuran, rupanya turnamen ini digelar dalam rangka menyambut Hari Anti Korupsi Internasional. Sugeng, yang kebetulan penyuka olahraga tenis kemudian mengajak Pengurus Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Sumsel membuat turnamen ini.

“Motivasinya jelas menanamkan prinsip kejujuran sejak usia dini. Tentunya di berbagai kalangan, khususnya anak muda sebagai masa depan bangsa. Lewat kegiatan ini, kami berharap pula bibit atlet daerah bisa berbicara banyak,” ujarnya.

Ilyas Panji Alam dan Sugeng Purnomo. (sumeks.co)

Ditambahkan Ketua Pelti Sumsel, Ilyas Panji Alam, disamping pembinaan yang dilakukan pihaknya, kompetisi yang digelar ini akan bisa mematangkan kemampuan atlet. Serta memetakan kekuatan tenis junior di Indonesia.

Apalagi Sumsel, dibawah kepengurusan Ilyas lolos ke PON Papua 2020 mendatang setelah 20 tahun tak pernah diperhitungkan. “Ini yang membuat kami bangga. Karena perhatian dan dukungan semua pihak untuk kemajuan tenis Sumsel,” jelasnya.

Semua pihak, instansi pemerintahan, BUMN, BUMD, hampir tak bisa dilepaskan dengan olahraga ini. Sehingga kedepan, pihaknya juga akan terus memasyarakatkan olahraga tenis melalui berbagai program. Salah satunya tenis goes to school yang akan segera di launching.

“Nantinya di setiap sekolah kita harapkan punya lapangan tenis mini, sebagai langkah pembinaan. Hal ini demi tercapainya tujuan kita di masa mendatang, agar tenis Sumsel kembali diperhitungkan,” tukasnya. (aja)

Komentar

Berita Lainnya