oleh

U 18, Bertekad Akhiri Kutukan Kalah dari Malaysia

SUMEKS.CO-BALIKPAPAN – Timnas Pelajar Indonesia U-18 membawa misi besar pada laga semifinal 47th Asian School Football Championship (ASFC) U-18/2019 melawan Timnas Pelajar Malaysia U-18 jumat (22/11).

Bertanding di Stadion Tarakan, Balikpapan, mereka bertekad akhiri kutukan kalah bagi Timnas Indonesia jika ketemu Malaysia. Terkahir, kutukan itu melekat di Timnas Senior yang dua kali dibantai dengan skor 2-3 dan 0-2 pada Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar Zona Asia.

“Anak-anak memiliki tekad dan semangat yang luar biasa untuk memenangkan pertandingan ini, karena untuk menepis berita di mana Indonesia selalu kalah dengan Malaysia, di samping ini merupakan partai El Classico Asia Tenggara,” tegas Pelatih Timnas Pelajar Indonesia U-18 Bambang Warsito.

Bambang mengaku anak asuhnya memiliki modal yang tidak dimiliki Malaysia di pertandingan nanti. Apa itu? Dukungan melimpah dari masyarakat Balikpapan. Mereka selalu berlimpah ruah di tribun stadion demi menyaksikan aksi para pemain Timnas Pelajar Indonesia U-18. Maka inilah saatnya memberikan kebanggaan dan kebahagiaan kepada publik pecinta sepak bola kepada Timnas Indonesia.

“Dukungan suporter yang sangat melimpah di Stadion Balikpapan ini bukan menjadi beban bagi anak-anak untuk tampil, malahan itu menjadi motivasi bagi mereka untuk menunjukkan kualitasnya dalam bermain, terlebih untuk kehormatan serta membawa nama bangsa dan negara dipentas Internasional seperti ini,” tegas Bambang.

Sayap kanan Timnas Pelajar Indonesia U-18 Salman N Farid menegaskan kesiapannya bersama rekan setim menatap partai ini. Baginya, menang adalah harga mati. Disamping menjaga peluang juara, kemenangan juga memenangkan harga diri bangsa. “Melawan Malaysia kami ingin memenangkan laga, untuk mengobati rasa kecewa suporter setelah beberapa hari lalu Timnas Senior kita kalah di Bukit Jalil dan di GBK,” ungkap Salman. “Kemarin kita kalah atas Cina karena terlalu individual. Kini kami sudah mengambil pelajaran dna siap memenangkan pertandingan atas Malaysia ini,” lanjut pilar Timnas Pelajar Indonesia U-18 lainnya.

Untuk menjaga stamina pemain, Timnas Pelajar Indonesia U-18 diberikan materi ringan setelah kalah dari Cina. Mereka pergi ke sebuah lapangan futsal di kawasan Hotel Blue Sky, tempat mereka menginap. Dalam latihan ringan itu terlihat mereka lebih mengakurasikan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki yang diikuti oleh pergerakkan tanpa bola dengan memanfaatkan lebar lapangan, agar lebih muncul chemistry di dalam tim. Latihan ini Jangan Untuk jaga kondisi pemain pasca pertandingan melelahkan melawan Cina.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya