oleh

Uang Palsu Resahkan Pedagang di Lubuklinggau 

“Secara kasat mata sudah ada bedanya, dan ketahuan itu uang palsu,” katanya.

Moris mengaku, baru pertama kali mengalami. Namun selang beberapa hari sebelumnya pernah juga terjadi di warung sebelahnya dan warung model yang juga berjualan di sekitar pasar.

“Ciri-ciri pelaku yang belanja menggunakan uang palsu itu, dari logat bahasanya seperti bahasa Medan, badan tinggi kurus, pakaian biasa rapi,” bebernya.

Dia berharap, pelaku yang sepertinya sengaja mengedarkan uang palsu itu cepat terungkap. Karena meresahkan para pedagang.

“Sudah jualan sepi, untung dikit, rugi pula karena uang palsu,” cetusnya.

Baca Juga : 
Transaksi Pasar Tradisional Mulai Meningkat

Pedagang lainnya, Mak Hasef, juga pernah tertipu oleh uang palsu. Dia mengaku kejadiannya beberapa hari lalu. Dengan ciri-ciri yang sama disebutkan Moris, pria itu belanja beberapa item barang di warungnya.

“Jadi dia belanja kecil-kecil. Saya lupa belanjanya apa. Totalnya belanjanya Rp 50 ribu. Kemudian kami berikan kembalian Rp 50 ribu,” katanya.

Komentar

Berita Lainnya