oleh

Uji Rapid untuk Pedagang Kebon Semai, Swab Prioritas Orang yang Kontak dengan Korban

SUMEKS.CO – Meninggalnya seorang pedagang Kebon Semai Sekip Palembang akibat terduga Covid-19, Minggu (24/5/2020) lalu, sebanyak 30 orang keluarga korban dan pedagang mengikuti uji rapid dan swab.

“Hari ini sebanyak 30 orang yang dilakukan tes rapid yakni pedagang dan keluarga korban yang pernah melakukan kontak langsung dengan almarhumah,” kata Camat Kemuning M Irman SSTP, MSi kepada SUMEKS.CO, Selasa (26/5/2020).

Uji rapid test ini dilakukan di halaman Puskesmas Pembantu (Pustu), Kebon Semai, Jl Perumahan PU, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning.

Kondisi Pasar Kebon Semai Sekip Palembang yang ditutup selama 10 hari ke depan. foto : edho/sumeks.co

“Kita mengawal proses pelaksanaan tes rapid. Diprioritaskan 10 orang keluarga dekat korban yang menjalani tes swab, dan kemudian yang menjalani tes rapid untuk pedagang dan pegawai PD Pasar Kebon Semai,” terang Irman.

Irman menambahkan, pengunjung atau pembeli pasar Kebon Semai yang pernah kontak dengan almarhumah NY, segera melaporkan ke pengelola.

Petugas kesehatan juga memeriksa sejumlah pedagang pasar Kebon Semai Sekip PalembangFoto : M Hatta/sumeks.co

“Kalau untuk pelanggan kita tidak tahu berasal dari mana asalnya. Namun jika merasa kontak bisa lapor dan datang ke sini. Namun untuk pedagang dan kerabat NY yang mengikuti tes telah didata,” tambah Irman lagi.

Jika hasil tes rapid menyatakan reaktif Covid-19 bisa diketahui sore ini, Tim Gugus Tugas akan menindaklanjuti hasilnya. “Dan diimbau karantina mandiri di rumah masing-masing. Jangan keluar rumah, dan jaga kebersihan sambil menunggu hasil. Untuk uji swab harus menunggu hasil laboratorium dulu,” tutup Irman.

Selama 10 hari ke depan, Pasar Kebon Semai Sekip dilakukan penutupan sesuai arahan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Palembang. Dan selama pasar ditutup, akan ada penyemprotan disinfektan.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya