oleh

Ulah Oknum, Banyak Sambungan Ilegal

LAHAT – Lantaran ulah oknum pegawai PDAM Tirta Lematang. Kebocoran air bersih pum tak terbendung. Sehingga pihak PDAM secara tegas memutus sambungan jariangan ilegal yang dilakukan oknum tersebut.

“Oknumnya sudah kita sanksi. Kita pindahka ke Tanjung Sakti,” ungkap Direktur PDAM Tirta Lematang, Anda Wijaya S.Kom, Selasa (14/7).

Lanjutnya bahwa modus yamg dilakukan ialah, sambungan PDAM ke rumah dipasang. Namun tidak terdaftar sebagai pelanggan. “Mayoritas karena tawaran oknum untuk dipasangkan ledeng kepada warga tersebut,” ujarnya.

Sehingga guna menertibkan sambungan ilegal, pihaknya memutus sambungam ke rumah warga tersebut. “Bila ingin memasang lagi bisa ke kantor dan menyelesaikam administrasinya. Banyak yang kembali memasang usai diputus,” tambahnya.

Selama beberapa hari terakhir, sekitar 50 sambungan ilegal yang diputua pihak PDAM. Seperti di kawasan Gunung Gajah, Mangul dan Talang Jawa.

Dijelaskannya bahwa dengan peneritiban pelanggan ini diharapkan dapat menambah pendapatan PDAM. Selain itu, pihaknya juga telah mengusulkan beberapa lokasi untuk pemasangan sambungan rumah pada ABT. Diantaranya di kawasan Jl Seruni, Jl Rukun Blok C, Jl Sidodadi Blok C,

JL dharma, Jl Kuburan Masal Blok C dan Desa  Selawi serta Muara Siban. “Mudah- mudahan terealisasi karena kawasan tersebut menjadi prioritas. Sehingga warga kota Lahat bisa menikmati air PDAM,” ungkapnya.

Pihaknya juga meminta bantuan masyarakat guna melapor bila ada warga yang melakukan pemasangan ilegal. “Karena tidak adil asa warga yang sudah bayar dan ada yang menikmati air tapi tidak mau bayar. Padahal pendapatan PDAM bisa menambah peningkatan kualitas PDAM Tirta Lematang,” tukasnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya