oleh

UMKM Diminta Masuk Bisnis Hi-tech, Tak Hanya Makanan dan Fashion

SUMEKS.CO- Pelaku usaha UMKM harus mengambil peluang dengan mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Hal itu untuk mengimbangi persaingan UMKM negara-negara lain. Para UMKM dapat menyuplai barang-barang untuk industri teknologi.

Menurut Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan  agar sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bertransformasi. Sebab, kebanyakan UNKM hanya menjual produk makanan, minuman, dan fashion. “Kalau enggak, kita akan tertinggal, di Taiwan, Korsel, Jerman, UMKM-nya sudah mulai suplai industri high technology. Jadi, UMKM jangan hanya pikir makanan dan fashion. UMKM harus mulai transformasi ke high technology,” ujarnya dalam acara diskusi secara virtual, Minggu (30/8).

Luhut mengaku, memang produk yang paling mudah dijangkau oleh para UMKM adalah makanan dan minuman. Namun, dia berharap pelaku UMKM tidak cepat puas dan mencoba masuk ke bidang teknologi.

“UMKM harus masuk ke bidang teknologi,” ucapnya. Di tengah pandemi Covid-19, UMKM juga diharapkan dapat berpikir lebih kreatif. Pasalnya, sektor ini memberikan kontribusi cukup besar pada perekonomian.

“Jadi semua harus dipikirkan secara out of the box. Engak bisa business as usual. Maka kita putar otak kita,” tuturnya.

Di sisi lain, Luhut meminta kepada instansi mulai dari Kementerian/Lembaga sampai BUMN untuk menambah tingkat komponen dalam negeri dalam setiap proyek yang dibangun. “Presiden tegas katakan agar semua Kementerian/Lembaga dan BUMN membeli produk Indonesia,” ucapnya.(jpg/jawapos/jpn)

Komentar

Berita Lainnya