oleh

Universitas PGRI, Menduniakan Pencak Silat

PALEMBANG – Universitas PGRI Palembang, sebagai lembaga perguruan tinggi (PT) yang memilki program studi pendidikan Jasmani. Berkeinginan menjadikan olahraga pencak silat mendunia dan masuk dalam olimpiade dunia.

Hal tersebut diungakap langsung, Rektor Universitas PGRI Palembang, DR. H Bukman Lian, MM, M.Si, didamping Dekan FKIP PGRI Palembang Dr. Dessy Wardiah, M.Pd, usai membuka webinar pencak silat road to Olimpic, bertempat di universitas PGRI Palembang, Selasa (4/8).

Menurutnya, sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Sumsel yang memilki program studi pendidikan jasmani Berkeinginan mempromosikan Pencak Silat road To Olympic. Melihat peluang perolehan medali emas di ajang Olympic

Kemudian, Pemerataan pemahaman teori latihan terhadap calon pelatih dan pelatih olahraga cabang olahraga pencak silat di daerah. “Tak kalah peningkatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Pelatih pencak silat melalui kegiatan webinar,”terangnya.

Lanjut Bukman, Seminar yang diselenggarakan Universitas PGRI Palembang bekerjasaman dengan Kementrian Pemuda Dan Olahraga, Univeritas Muhamadiyah Kalimantan Timur, Merpati Putih Jawa Barat, Sport5. “Kegiatan dilakukan secara virtual melalui Aplikasi Zoom meetings, dari 28 Juli 2020 hingga 29 Agustus 2020, mendatang,”jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan, kegiatan road show pencaksilat road to olimpic. Ingin melihat sejauh mana perkembangan pencak silat secara mendunia. “Kita selaku perguruan tinggi yang konsen dibidang pendidikan olahraga ingin menumbuhkan semangat olahragawan dikalangan mahasiswa,”sebutnya.

Sudah banyak prestasi olahraga yang dicapai mahasiswa universitas PGRI Palembang, baik nasional ataupun internasional.”Pomda juara satu, pomnas juara satu dan lainnya,”katanya.

Lewat kegiatan ini, lanjutnya, pihak terkait ingin melihat sejauh mana perkembangan pencak silat. Apakah Indonesia sebagai negara asal lahirnya pencasilat mampu menduniakan pencaksilat,”terangnya lagi.

Sementara itu ketua panitia pelaksana Bayu Iswana, M.Or mengatakan, ada sekitar 20 provinsi yang terlibat.

Katanya, pencaksilat olahraga yang terbukti mampu memberikan sumbangan perolehan medali emas yang sangat signifikan. Hal ini terbukti saat ajang Asian Games 2018.

“Kegiatan ini diikuti 120 peserta menghadirkan 21 pemateri pencasilat yang telah mendunia, baik dari mantan atlet, peatih-pelatih dan lainnya,” ucapnya.

Dirinya berharap, lewat kegiatan ini pencak silat mampu masuk ke olimpiade tingkat dunia. “Dengan keseriusan muakai dari kesiapan peralatan juga SDM,”tandasnya.(nni)

Komentar

Berita Lainnya