oleh

Untung Gede, Pelayanan Tidak Berubah

BANYUASIN – Kendati pendapatan pdam tirta betuah cabang mariana mencapai Rp 800 juta/tahun, namun kata Achmad Nurcholis, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Banyuasin, pelayanan kepada pelanggan tidak ada perubahan. Sehingga masyarakat selaku pelanggan banyak mengeluh.
“Mulai suplai air bersih hanya mengalir 1 – 2 jam/harinya.”Itupun airnya kecil,”jelasnya saat sampaikan interupsi kepada Bupati Banyuasin saat Rapat paripurna I Masa Persidangan II DPRD Kabupaten Banyuasin dalam Rangka Pembahasan Raperda Kabupaten Banyuasin, Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin.
Kemudian air yang mengalir kerumah warga,  mengeluarkan warna kecoklat – coklatan dan memiliki banyak kotoran. Padahal kata Cholis, PDAM Tirta Betuah cabang Mariana itu diperkirakan memperoleh pendapatan bersih Rp 70 juta/bulan.
Dengan keuntungan Rp 70 juta/bulan itu,  jika dihitung dalam satu tahun. Maka PDAM Tirta Betuah cabang Mariana memperoleh untung hingga Rp 800 juta/tahun. “Pendapatan kotornya sekitar Rp 160 juta/bulan,”ungkapnya.
Diharapkan kedepannya ada perubahan, sehingga pelanggan PDAM Tirta Betuah Mariana sebanyak 2115 dapat menikmati suplai air bersih dengan baik.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan PDAM Tirta Betuah Mariana berdiri sejak tahun 1988 kapasitas mesin 5 liter/detik, kemudian tahun 1995 kapasitas mesin 15 liter/detik.”Hingga sekarang tidak ada perubahan, “imbuhnya. (qda)

Komentar

Berita Lainnya