oleh

Urus Izin Lingkungan di Pagaralam Dapat Stiker

PAGARALAM – Sebagai bentuk mengedukasi masyarakat khususnya bagi pemilik usaha industri,  pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Pagaralam menyiapkan stiker kepada pemilik usaha yang sudah mengurus Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan Lingkungan (SPPL) atapun UKL UPL.

“Bagi pemilik usaha yang sudah mengurus SPPL kita berikan beberapa macam stiker, salah satunya bertuliskan, usaha atau kegiatan ini sudah memiliki izin lingkungan (Amdal, UKL UPL atau SPPL,” ujar Kepala DLH Kota Pagaralam, Joni SE melalui Kabid Penataan Penaatan Perlindungan, Pengelolaan Lingkungan Hidup (P4LH), Arief Kurniawan SH Msi, belum lama ini.

Ditambahkan, Kasi Penegakan Hukum Lingkungan, Edy Hasanudin SH, selain itu kepada pemohon izin lingkungan ini untuk mentaati anjuran yang disampaikan pihak DLH. Sebagaimana imbauan yang tertera di stiker. “Buanglah sampah sesuai jenis pada tempatnya. Yang jelas, usaha industry harus menyiapkan tempat sampah,” ulasnya.

Selain itu juga, stiker ini juga sebagai bentuk edukasi  mengenai pengelolaan limbah dari setiap kegiatan usaha. “Masyarakat lainnya diharpakan untuk turut serta berperan aktif menjaga lingkungan disekitar tempat tinggal untuk ditidak melakukan pencemaran,” katanya lagi.

Mengenai payung hukum kewajiban pemilik usaha mengurus izin lingkungan ini tertuang dalam aturan Perwako No. 32 tahun 2017 tentang jenis usaha dan atau kegiatan yang wajib memiliki upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup dan surat pernyataan kesanggupan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup di Kota Pagaralam.

“Pedoman ini mengatur penerbitan dokumen izin lingkungan meliputi SPPL, UKL UPL dan amdal. Pentingnya menjaga lingkungan demi kelangsungan eksosistem jangan sampai tercemar oleh limbah.” lanjutnya.

Sebelumnya dikatakan dia, Di Kota Pagaralam, usaha atau industri kecil cukup pertumbuhannya cukup bagus hingga saat ini. Diantaranya, usaha perbengkelan, penjualan spart part kendaraan, toko/warung, agen LPG, lembaga pendidikan/kursus, praktek kesehatan (dokter atau bidan), klinik rawat jalan, usaha gunting rambut, lesehan, wisma ataupun penginapan, kost kostan, travel dan pabrik seperti teh dan kopi. Hingga usaha peternakan ayam dan sapi. (ald)

Komentar

Berita Lainnya