oleh

Usai Apel, Pegawai Muratara Ramai Antre Toilet

-Sumsel-71 views

MURATARA – Selepas apel rutin di halaman kantor Bupati, seluruh pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun honorer di jajaran Pemda Muratara, mendadak antre ke toilet. Pasalnya, mereka tengah menjalani tes urine dadak bebas narkotika yang dilakukan Dinas kesehatan dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Muratara.

Senin (2/12) sekitar pukul 08.00 WIB, sejumlah pegawai di lingkungan Pemda Muratara, mendadak ramai di sejumlah toilet yang di tunggui sejumlah petugas. Mereka di minta menyerahkan sampel urine yang di masukan dalam toples untuk dideteksi.

Kepala BNK Muratara, Gunadi mengungkapkan, pelaksanan sidak bebas narkoba itu dilakukan berdasarkan permintaan Bupati Muratara H Syarif Hidayat secara langsung, untuk memenuhi visi dan misi wilayah Muratara bebas dari Narkotika.

“Jadi kita lakukan sidak secara mendadak, rencananya seluruh pegawai mau PNS atau honorer dari tingkat OPD sampai ke wilayah Kecamatan akan kita tes urine,” timpalnya. Sejauh ini mereka belum menemukan kendala dan menemukan tanda positif urine yang mengandung narkotika, setelah lakukan tes urine di lingungan perkantoran Bupati Muratara.

Namun tidak menutup kemungkinan adanya hasil urine yang dinyatakan positif karena proses sidak bebas narkoba ini akan dilakukan di seluruh OPD dan kecamatan di Muratara, selama beberapa hari mendatang. “Untuk hari ini kita belum temukan urine yang positif, tapi tidak menutup kemungkinan itu ada karena masih banyak OPD dan instansi yang belum kami periksa,” katanya.

Jika di temukan adanya PNS atau TKS yang terindikasi positif menggunakan narkoba, maka BNK akan melaporkan secara langsung hasil itu ke Bupati Muratara,”kalau kami hanya menjalankan pemeriksaan saja, untuk sanksi mungkin langsung dikonfirmasi instansi terkait,” bebernya.

Sementara itu, Sekda Muratara Alwi Roham yang sempat mengikuti tes urine tersebut meminta seluruh pegawai dijajaran Pemda Muratar untuk melakukan tes bebas narkoba tersebut. Pasalnya, hal itu merupakan agenda rutin yang dilakukan Pemerintah Muratara, untuk bersih-bersih dari dalam internal.

“Visi dan Misi Bupati-wakil Bupati, Muratara harus bebas narkoba. Jadi untuk lingkungan Pemerintah harus benar- bersih, dan kami tidak menerima ada narkoba di wilayah Muratara,” bebernya.

Dia juga menyampaikan pesan Bupati Muratara, bahwa narkoba merupakan racun yang membuat mental dan fungsi otak rusak. Sehingga narkoba harus benar-benar diperangi hingga ke akar-akarnya. “Bupati berpesan jangan sekali-kali menggunakan narkoba, sangsi tegas bagi pegawai yang menggunakan narkoba,”tutupnya.(cj13)).

Komentar

Berita Lainnya