oleh

Usai Apel Siaga, Bupati ini Ajak Gotong Royong

LAHAT – Bencana alam banjir bandang dan longsor masih menbekas bagi para korban. Untuk itu Bupati Lahat Cik Ujang mengajak seluruh stakeholder dan elemen masyarakat agar menumbuhkan semangat gotong royong dan bantu sesama.

“Bantuan bukan hanya material namun juga tenaga. Setelah apel ini kita bersama- sama bergotong royong membersihkan puing-puing dampak banjir,” kata Bupati Lahat Cik Ujang SH di sela-sela apel kesiapsiagaan Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor Kabupaten Lahat, lapangab MTQ, Senin (13/1).

Diungkapkan bupati bahwa, 24 kecamatan di Kabupaten Lahat sangat rawan bencana alam. Kabupaten Lahat memiliki banyak sungai dan kawasan  perbukitan, sehingga rawan bencana banjir dan longsor.

Untuk itulah adanya Satgas ini guna mengoptimalkan potensi yang aa untuk menghadapi bencana.

“Penanggulangan dan mengurangi resiko bencana, merupakan tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bukan hanya pemerintahan saja, tapi non pemerintah dapat membantu guna mengurangi bencana, membuka untuk ikut partisipasi yang daerah terkena bencana.

“Dimana, adanya banjir bandang, di Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkai dan Mulak Ulu, Desa Tanjung Sirih dan Lubuk Sepang, Kecamatan Pulau Pinang, lalu Lubuk Tube, dan Gunung Kembang, Kecamatan Kikim Timur,” urai Cik Ujang.

Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Info dari BMKG Sumsel masih belangsung hingga Maret 2020, banjir dan tanah longsor. Untuk itu masyarakat agar tetap waspada.

Dalam apel gabungan tersebut, hadir pula Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Sungudi, Kejari Lahat Jaka Suparna SH, Ketua Pengadilan Negeri Yoga Dwi Nugraha SH, Ketua DPRD Lahat Fitrizal Chomizi, Kapolres Lahat AKBP Irwansyah S.IK MH CLA, Kepala BPBD Lahat Marjono, para Kadis, Kapolsek, Danramil dan lainnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya