oleh

Usai Dilimpahkan, Empat Tersangka Korupsi Tugu Batas Langsung Ditahan

-Hukum-142 views

PALEMBANG – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polresta Palembang melimpahkan berkas perkara korupsi tugu batas ke Kejari Palembang, Rabu (17/7).

Bersama empat tersangka, yaitu PPK Dinas PUCK Kota Palembang (sekarang PUPR) berinisial KH, dua orang kontraktor IK dan TH, seorang lagi merupakan konsultan pengawas eksternal AH.

“Setelah kami terima dan dinyatakan lengkap, empat tersangkanya langsung kami lakukan penahanan,”kata Kasi Pidsus Kejari Palembang, Andri Utama melalui Kasubsi Penuntutan, Hendry Tanjung.

Keempatnya, dijerat dengan Pasal  2 ayat (1) Jo pasal 18 UU No.31/1999. Sebagaimana yang telah diubah dalam UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Lalu Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No.31/1999 sebagaimana yang telah diubah dalam UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Juga Pasal 9 UU No.31/1999 sebagaimana yang telah diubah dalam UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

“Kami juga menerima satu boks berkas dari Polresta Palembang. Selanjutnya kami akan aegera proses dan limpahkan ke pengadilan,”tambahnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes pol Didi Hayamansyah SH SIK MH melalui Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

“Baru satu yang dirampungkan, yakni tugu batas Palembang – Banyuasin yang terletak di Jakabaring. Sementara ada tiga lagi yang masih menunggu audit,”ungkapnya, didampingi Kanit Pidkor Iptu Hamsal.

Penyelidikan sendiri bermula atas indikasi mark up pembangunan tugu batas di empat titik, yakni Palembang-Banyuasin di kawasan Terminal Km 12, Palembang-Banyuasin di kawasan Jakabaring, Palembang-Banyuasin di kawasan Tanjung Api-Api (TAA), serta perbatasan Palembang-Inderalaya di kawasan Kertapati.

Untuk satu pasang tugu di satu titik, pemkot Palembang menganggarkan sebesar Rp1,5 miliar. Jadi, sekitar Rp6 miliar telah digelontorkan untuk membangun di keempat titik tersebut. Namun, laporan masyarakat mengenai kondisi bangunan tugu, nyatanya tak sesuai dengan anggaran yang dikeluarkan.

Sejak tahun 2013 silam, polisi intens melakukan penyelidikan sampai akhirnya melakukan pelimpahan berkas hari ini. (aja)

Komentar

Berita Lainnya