oleh

Usai Salat Ied, Warga Langsung Potong Kurban

PALEMBANG – Warga Perumahan Villa Gardena 4 Kelurahan/Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang melaksanakan Salat Ied Iduladha di taman perumahan, Ahad (11/8). Bertindak selaku imam/khatib ustaz Wahyu SPd.

Dalam khutbahnya, Wahyu mengatakan bahwa semangat berkurban Nabi Ibrahim dan keluarganya patut diteladani. Selama 80 tahun Nabi Ibrahim menantikan kelahiran anaknya Nabi Ismail dan setelah lahir, sang istri tercinta Siti Hajar bersama anaknya Nabi Ismail harus ditinggal selama 11 tahun untuk berdakwa.

“Istri dan anak ditinggal di lembah yang tidak ada tanda-tanda kehidupan selama 11 tahun. “Tetapi Nabi Ismail tidak merasa marah atau dendam dengan Nabi Ibrahim,” kata Wahyu.

Panitia Salat Ied
Panitia Salat Ied Iduladha Perumahan Villa Gardena 4. foto: dendi romi sumeks.co

Tak hanya itu, lanjut Wahyu, perjuangan dan pengorbanan Nabi Ibrahim. Allah SWT memerintahkannya untuk menyembelih Nabi Ismail. Dengan berat hati Nabi Ibrahim menceritakan wahyu yang diterimanya dari Allah kepada sang anak. Permintaan itu pun disanggupi Nabi Ismail.

“Lakukan ayah, kelak kita akan bertemu dengan kehendak Allah,” ujarnya.

Usai melaksanakan Salat Ied, warga melaksanakan pemotongan tiga ekor sapi dan seekor kambing kurban di halaman samping Masjid Nurul Islam.

Plt Ketua Masjid Nurul Islam Muhammad Iqbal menyatakan bahwa kurban tahun ini adalah tahun ketujuh sejak berdirinya masjid. Tradisi memasak hewan kurban di masjid tetap dipertahankan. “Seluruh warga kumpul memasak,” tukasnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya