oleh

Utina Berat Gabung Wong Kito, Sedang Fokus Pembinaan Usia Dini di Borneo FC

JAKARTA – Firman Utina menyatakan siap jika diminta untuk membantu mengorbitkan pemain asal Sumatera Selatan. Dia siap berbagi ilmu. Namun jika diminta untuk menjadi bagian dari akademi Sriwijaya FC, eks playmaker Sriwijaya FC ini berat menerimanya.

Firman memiliki alasan sendiri kenapa tidak mau menjadi bagian dari akademi Sriwijaya FC. Ini bukan karena dia tidak respek pada tim berjuluk Laskar Wong Kito. Penolakan Firman ini hanya karena faktor profesionalisme.

“Saya saat ini sedang ada kerjaan di Borneo FC untuk pembinaan usia dini. Jadi tidak mungkin saya kerja sama lagi dengan Sriwijaya FC. Tidak etis,” ujar Firman.

Namun demikian, dia mengaku siap memberikan kunci suksesnya membangun sekolah sepak bola. Saat ini Firman memang sedang sibuk membesarkan sekolah sepak bola miliknya. Namanya FU15. Sekolah sepak bola ini dia rintis semenjak gantung sepatu.

“Termasuk jika saya diminta ke Palembang oke saja jika sebatas presentasi menularkan ilmu yang saya punya yang saya terapkan di FU15. Lebih dari itu saya gak bisa,” ujarnya.

Firman menjaga etika kerja sama karena saat ini FU15 menjadi ladang dia menafkahi keluarga setelah tidak aktif lagi sebagai pemain bola. Tapi apapun yang dilakukan manajemen demi pembinaan usia dini dia support.

“Tim sebesar Sriwijaya FC memang harus tergerak menghidupkan pembinaan usia dini. Dengan begitu akan bisa bantu putra daerah menyalurkan hobinya sebagai pemain bola yang kelak bisa menjadi kebanggaan daerah,” tukasnya. (kmd)

Komentar

Berita Lainnya