oleh

Vaksin Hampir Kedaluwarsa, Salah Siapa?

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Dinas Kesehatan  Sumsel mendorong Pemkab Muara Enim untuk segera mengoptimalkan vaksinasi AstraZeneca yang sudah hampir kedaluwarsa.

Hal ini diungkapkan oleh Kabid P2P Dinkes Sumsel, Ferry Yanuar saat dibincangi wartawan di kantor Gubernur Sumsel, Jumat (18/6).

“Sebelumnya kita kirimkan 10.000 dosis kita harap untuk segera digunakan,” kata Ferry Yanuar.

AstraZeneca diketahui sudah mendapat izin dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sehingga efektivitas dan keamanannya terjamin. Vaksin ini didistribusikan oleh Dinkes Sumsel ke Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu.Sampai saat ini, menurut data yang dimiliki oleh Dinkes Sumsel, penggunaan vaksin tersebut baru mencapai angka 60 persen di Muara Enim.

Sehingga dalam waktu dekat, semua vaksin diharapkan sudah habis sebelum tenggat waktu kedaluwarsa yang dimilikinya.

“Namun kami minta disisakan juga stok sekitar 15-20 persen untuk mengantisipasi distribusi vaksin dari pusat. Sebab kan kita tidak tahu. Bisa jadi stok vaksin yang dikirim lebih banyak. Atau lebih sedikit,” bebernya.

Ferry menambahkan, sejauh ini cakupan vaksin di Sumsel telah mencapai angka 1.060.000 dosis vaksin. Semuanya sudah disalurkan ke kabupaten dan kota di Sumsel. Sedangkan untuk yang tersisa di provinsi ada sekitar 100 vial vaksin yang rencananya akan diberikan pada vaksinasi masal saat peringatan ulang tahun Bhayangkari.

“Sejauh ini kita tidak tahu kapan lagi vaksin akan datang, karena alokasi dari pusat. Terakhir datang hampir 80 vial yang disalurkan ke UMKM,” ungkapnya. (bim)

Komentar

Berita Lainnya