oleh

Vaksinasi Kedua Gubernur dan Forkopimda Segera Berlangsung, Dinkes Sumsel: Minta Kejujuran

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Dinas Kesehatan Sumatera Selatan (Dinkes Sumsel) pastikan jadwal vaksinasi kedua untuk Gubernur dan jajaran Forkopimda akan berlangsung di Puskesmas Multiwahana, Jl Mitra Raya, Sako Kecamatan Sako, Palembang, Rabu (28/1) mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Dra Lesty Nurainy Apt MKes, melalui Kasi Survailens dan Imunisasi, Yusri SKM menuturkan jadwal vaksinasi tersebut berdasarkan rentang waktu yang telah disepakati sebelumnya, yakni 14 hari pasca penyuntikan perdana, (14/1) lalu.

“Minimal 14 hari masa observasi, sebetulnya boleh lebih. Adapun hasil dari penyuntikan pertama lalu, dapat dikatakan sukses. Meskipun, memang ada reaksi namun hanya reaksi ringan selayaknya orang disuntik,” jelas Yusri, saat dibincangi SUMEKS.CO. Selasa (27/1/2021).

Vaksinasi untuk dosis kedua ini, sambung Yusri, merupakan agenda vaksinasi terakhir bagi Gubernur dan jajaran Forkopimda. Pasalnya, setelah penyunikan vaksin/vial yang kedua ini, kekebalan yang ditimbulkan capai 97 persen.

“Vaksin CoronaVac SARS-COV-2 buatan Sinovac China ini, per satu kali penyuntikan vaksin baru menimbulkan tingkat kekebalan sebesar 63 persen pada tubuh, dan pada penyuntikan kedua cuma capai 97 persen kekebalan yang ditimbulkan. Itu yang disampaikan para ahli berdasarkan hasil uji klinis tahap tiga,” jelasnya.

Pada penyuntikan pertama lalu, Gubernur H Herman Deru berbarengan dengan Panglima Kodam (Pangdam) II Sriwijaya Mayjen TNI Agus, Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri.

Danrem 044/ Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, Kasdam Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Irdam II Sriwijaya Brigjen TNI Henra Hari Sutaryo, Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Puji Cahyono.

Selanjutnya dilakukan masyarakat sipil, Kepala BPPOM Sumsel Yosef Dwi Irawan, Direktur RSUD Siti Fatimah, dr Syamsuddin Isaac Suryamanggala, Ketua PPNI Sumsel H Subhan.

“Total ada 12 orang yang mengikuti kesempatan penyuntikan perdana di Sumsel ini. Tapi cuma 10 orang yang bisa menyelesaikan semua skema vaksinasi,” ungkapnya.

Yusri pun menyampaikan, untuk dua penerima yakni Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumsel Babel dan Bengkulu, dr Siti Farida Hanoum dan Ketua IDI wilayah Sumsel Dr KH Rizal Sanif, yang tertunda untuk disuntik Vaksin COVID-19. Oleh karena mereka berdua tidak lulus di meja screening kesehatan, juga akan melakukan penyuntikan.

“Saya harap tidak ada yang ditutupi saat vaksinator melakukan screening nanti. Kalau sakit katakan sakit, jujur saja. Sebab, fungsinya untuk memastikan apakah ada komorbid (penyakit penyerta), bila ada terpaksa penyuntikan kembali ditunda,” tegasnya.

Sejauh ini, Sumber Daya Manusia bidang Kesehatan (SDMK) di dua kabupaten/kota telah melakukan vaksinasi yakni Kota Palembang sebanyak 1.130 orang dalam sehari per 23 Januari lalu. dan Kabupaten OKI sebanyak 800 orang.

“Kita kemarin (25/1), telah terdistribusikan sehanyak 23.200 vial vaksin ke Kab Banyuasin, Ogan Ilir, Prabumulih, Musi Banyuasin, dan Pali. Sekarang digudang masih menyimpan 800 vial sisa kiriman pertama dam ditambah kiriman kedua yang telah sampai malam tadi (26/1) total ada 41.160 vial. Jumlah itu akan segera dikirim ke 10 kabupaten/kota lainnya, sasaran kali ini pejabat pelayanan publik,” pungkasnya. (Bim)

Komentar

Berita Lainnya