oleh

Vaksinasi tetap Harus Dibarengi Penerapan 5M

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang terus menggencarkan vaksinasi  ke masyarakat. Memang, melakoni vaksinasi sebanyak 2x tidak serta merta menjadikan kita kebal terhadap virus tersebut.

Namun harus diingat, Vaksinasi jadi salah satu cara untuk membentuk herd immunity. Membentuk kekebalan komunitas terhadap COVID-19. Setelah tiga golongan didahulukan — tenaga kesehatan, petugas umum dan lansia — untuk kota Palembang memasuki target vaksinasi kelompok Orang Dengan Ganguan Jiwa (ODGJ).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra Lesty Nurainy Apt MKes mengatakan tidak ada vaksin yang menimbulkan tingkat kekebalan mencapai 100 persen pada tubuh manusia.

Masih memiliki risiko untuk terpapar dan tertular Covid-19. Namun diharapkan dengan mendapatkan vaksin maka tubuh memiliki antibodi untuk Covid-19.

‘’Jadi memang ada beberapa kasus ditemukan, telah divaksin sebanyak dua kali, tapi tetap terpapar Covid19,’’ ujar dia.

Masyarakat memiliki kewajiban disiplin menerapkan protokol kesehatan. Upaya 5M . Yaitu, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan serta membatasi mobilitas juga menghindari kerumunan harus dipatuhi.

Sementara pemerintah akan memperkuat upaya 3T yakni testing, tracing, dan treatment serta program vaksinasi harus tetap harus tetap dijalankan secara bersamaan. Apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 dan menuju ke arah kekebalan kelompok yang diharapkan.

Khususnya Kota Palembang yang mobilitas masyarakatnya tinggi, Ahli Epidemiologi Provinsi Sumsel, Dr Iche Andriyani Liberty mengingatkan, kalau kondisi tubuh sakit sebaiknya dirumah saja sekalipun sangat penting diselesaikan dari rumah. Dan bila memang harus keluar rumah wajib menggunakan masker dan jangan berlama-lama.

“Sebab Persebaran covid meningkat fluktuatif, ditengah dinamika masyarakat 64,8 persen atau hanya 20 persen yang berdiam dirumah dari total jumlah masyarakat. Sedangkan sebanyak 70-80 persen konfirmasi positif ditemukan orang tanpa gejala dan gejala ringan,” tandasnya.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia,suntikan pertama dilakukan untuk memicu respons kekebalan awal.Dilanjutkan suntikan kedua untuk menguatkan respons imun yang sudah terbentuk. Dengan begitu, respons antibodi yang lebih cepat lebih efektif akan terbentuk di masa yang akan datang.

Ditegaskan meskipun sudah divaksinasi Covid-19, risiko terpapar dan tertular Covid-19 tetap ada. Namun diharapkan dengan mendapatkan vaksin maka tubuh memiliki antibodi untuk Covid-19. (wiwik)

 

Komentar

Berita Lainnya