oleh

Vernita Syabilla Dipulangkan Sementara, Tapi Kasus Belum Kelar

SUMEKS.CO- Vernita Syabilla sudah dipulangkan polisi dari Polresta Bandar Lampung usai dimintai keterangannya terkait kasus prostitusi online. Meski sudah dipulangkan. Namun  penyidik bisa kembali memanggil dia lagi untuk diminta keterangan lebih lanjut apabila memang dibutuhkan.

“Sementara dipulangkan dulu karena masih belum ada yang ditanyakan lagi dan polisi masih menyelidiki ke mucikari. Biar Vernita istirahat dulu. Kalau ada pemeriksaan lanjutan mungkin Verita dipanggil lagi,” ucap Koko, manajer Vernita kepada JawaPos.com, Sabtu (1/8).

Vernita pun siap memberikan keterangan tambahan apabila memang dibutuhkan penyidik. Pelantun lagu Koko Tamvan itu pun akan membeberkan apa yang diketahuinya.

Sejauh ini Vernita Syabilla masih berstatus sebagai saksi dan korban dalam kasus ini. Sementara dua orang mucikari yang menjadi perantara, Maila Kaesa dan Melianita Nur, sudah ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Yang ancaman hukumannya minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.

Koko menerangkan bahwa kondisi Vernita Syabilla sudah jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Dia pun lebih banyak beristirahat setelah sebelumnya sempat kecapekan lantaran menjalani pemeriksaan intensif dari penyidik Polresta Bandar Lampung.

Mengenai tarif Vernita Syabilla yang kabarnya mencapai angka Rp 30 juta untuk sekali kencan, Koko mengaku tidak mengetahuinya. “Aku nggak tahu, tapi yang jelas Vernita sebagai korban,” ucapnya.

Berdasarkan pengakuan Vernita kepada dirinya, kepergian perempuan 27 tahun itu ke Lampung bukan untuk melayani hidung belang. “Memang dia ke sana hanya untuk menjadi entertain. Sebatas jadi teman ngobrol, nggak melakukan apa-apa,” aku manajer Vernita.

Seperti diketahui, polisi mengamankan Vernita Syabilla di sebuah hotel berbintang di daerah Lampung pada Selasa (28/7) saat tengah bersama lelaki di dalam kamar. Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa alat kontrasepsi dan sejumlah uang. (*)

Komentar

Berita Lainnya