oleh

Videonya Heboh! Dirazia, Cewek Malam Gak Mau Pulang, Maunya Digoyang

SUMEKS.CO – JAKARTA – Polisi melakukan razia tempat hiburan malam di sejumlah daerah untuk menekan penyebaran virus Corona atau Covid-19. Selain itu, polisi juga gencar melakukan razia narkoba di tempat karoke. Razia yang dilakukan polisi membuat para pengunjung kesal. Tak jarang mereka menghina polisi dengan kata-kata tak senonoh.

Baru-baru ini beredar video yang memperlihatkan polisi sedang melakukan razia tempat hiburan malam. Dalam video terlihat salah satu polisi berdiri di atas panggung bersama seseorang yang diduga pengelola tempat hiburan.

Tempat hiburan itu disesaki pengunjung. Sebagian besar tak mematuhi protokol kesehatan (prokes), seperti memakai masker dan menjaga jarak. Beberapa cewek cantik dan seksi tampak cuek saat polisi melakukan razia.

Sebagian dari mereka berani menghina polisi dengan kata-kata kotor. Video razia tempat hiburan ini diunggah di Insta Story salah satu warganet dengan menuliskan kata ‘polisine asu’.

Dalam video tampak beberapa cewek seksi bernyanyi. Mereka menolak meninggalkan tempat hiburan. “Gak mau pulang, maunya digoyang. Gak mau pulang, maunya digoyang,” ucap mereka dengan kompak.

Video lainnya menunjukkan beberapa cewek yang sebelumnya berada di tempat hiburan, pulang dengan mengendarai sepeda motor. Dalam perjalanan, mereka terus bernyanyi dan mengejek polisi yang melakukan razia.

“Gak mau pulang, maunya ngelonte. Gak mau pulang, maunya ngelonte. Gak mau pulang, maunya ngelonte,” kata mereka di atas motor. Video ini diunggah oleh akun Cetul.22 pada Minggu (20/6). Ia mencolek akun @_alyasoyyyy yang diduga sebagai salah satu cewek yang menghina polisi.

“@_alyasoyyyy apa kabar. Jogjakarta amankah? @poldajogja @divisihumaspolri @ccicpolri ada yang pengin kenalan pak silahkan,” tulisnya.

Razia Narkoba Dan Sosialisasi Penutupan THM

Satuan Reserse Narkoba Polres Purbalingga menggelar razia narkoba di sejumlah tempat karaoke, Jumat (18/6/2021) malam. Selain melakukan zazia, polisi juga mensosialisasikan kebijakan Pemkab Purbalingga bahwa mulai Senin (21/6) tempat hiburan malam (THM) tidak diijinkan beroperasi.

Kasat Reserse Narkoba Polres Purbalingga AKP Muhammad Muanam, mengatakan razia dilakukan dalam rangka menekan peredaran narkoba di tempat hiburan malam.

“Kita lakukan pemeriksaan terhadap pengunjung tempat hiburan karaoke di empat lokasi. Termasuk melakukan pemeriksaan urine,” ujar Muanam. Dari razia tersebut, tak ditemukan pengunjung tempat hiburan yang positif narkoba.

Ia menambahkan pihaknya juga mensosialisasikan Surat Edaran Bupati Purbalingga tentang Pengetatan PPKM Berbasis Mikro. Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa mulai pekan depan, usaha seperti karaoke, warnet dan game online tidak boleh beroperasi.

“Kita sosialisasikan bahwa pengelola tempat hiburan karaoke, warnet dan game online serta usaha sejenisnya mulai tanggal 21-28 Juni 2021 wajib tutup total,” tandasnya. (one/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya