oleh

Videonya Ramai di Medsos, Ny Lia Mustika Vs Tim Aset Bersitegang

MURATARA – Video ketegangan antara tim inventarisir aset Pemda Muratara, dengan istri H Syarif Hidayat, Ny Lia Mustika, tersebar di media sosial. Video dengan durasi 2.36 menit itu mendadak viral dan jadi perbincangan netizen.

Data yang berhasil dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Senin (8/3) sekitar pukul 10.00 WIB, saat tim inventarisir aset melakukan pengambilan aset di kediaman H Syarif Hidayat. Dalam rekaman itu, Ny Lia Mustika tampak emosi menghadapi tim aset dari Pemda Muratara yang mendatangi kediaman pribadinya di Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Muratara.

Hingga kini belum diketahui secara pasti, penyebab kegaduhan itu. Namun dalam kolom komentar media sosial itu, Ny Lia Mustika menuliskan alasannya saat terpancing emosi. Diantaranya tim yang masuk ke kediaman pribadinya diduga tanpa izin, membawa LSM, wartawan tanpa surat tugas yang jelas.

“Ada niat temui tuan rumah. Ini rumah pribadi. Pak Syarif mantan bupati, bukan kriminal, wajar kalian perlakukan seperti ini?”, tulis Ny Lia Mustika.

Dia melanjutkan, jika ada aset pemerintah daerah yang belum diambil, dia menanyakan keterlibatan LSM yang ikut andil dan mendatangi rumahnya. Menurutnya, dalam pengambilan aset pemerintah tentu ada prosedur dan bagian tertentu yang bertanggungjawab.

“Bagian aset, Sekda, Asisten, Bagian umum, kenapa gak libatkan mereka,” tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa orang-orang yang datang ke rumahnya itu tidak memakai adab dan bergaya preman. Lalu melontarkan kata cacian. “(Maaf) K*c*k i*duk kamu, kepada tuan rumah apa wajar seperti itu,” tegasnya.

Dia mengatakan, mereka sudah tenang karena Pilkada sudah usai. Dan meminta semua pihak tidak mengusik privasi mereka. Terlebih lagi jika mengarah ke personal.

“Selama ini kami difitnah dan dihujat, kami tidak pernah membalas, karena kami sayang dengan masyarakat Muratara. jangan buat masyarakat gaduh, sekarang kalian berani masuk rumah orang tanpa izin. Berhentilah adu domba terus. Muratara punya bersama bukan punya yang menang,” tutupnya.

Dilain tempat, Tim Inventarisir dan penyelamatan Aset Milik Pemerintah awalnya datang ke rumah HM Syarif Hidayat beserta Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Dinas Perhubungan. Ingin mengambil sejumlah aset milik Kabupaten Muratara yang masih ada di rumah pribadi milik HM Syarif Hidayat.

Usai melakukan komunikasi langsung bersama Mantan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat yang difasilitasi Firdaus, Kasat Pol PP Muratara. H Syarif Hidayat meminta waktu agar Sekda dan Bagian Umum yang datang untuk menjelaskan permasalahan itu.

Karena terjadi miskomunikasi antara tim dengan Ny Lia Mustika, sehingga menimbulkan ketegangan di kedua belah pihak. Sempat terjadi insiden pengrusakan mobil dinas saat tim inventaris aset hendak keluar dari kediaman HM Syarif Hidayat, sehingga mengakibatkan kaca mobil dinas (Nomor Polisi BG 8022 QZ) pecah di bagian belakang.

Aipi Gustori selaku Tim Penyelamat Aset mengatakan, untuk masalah kendaraan dinas yang dilempar, mereka sudah membuat laporkan ke Polres Muratara untuk ditindaklanjuti. “Mengenai aset yang belum diambil. Kami akan terus berkoordinasi dengan mantan Bupati HM Syarif sampai aset-aset tersebut kembali ke Pemkab Muratara,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kasat Pol PP Muratara Firdaus hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi atas insiden tersebut. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya