oleh

Viral, Aksi Emak-Emak Bongkar Lima Lokasi Judi

MEDAN-Jagat media sosial dibikin heboh dengan aksi berani emak-emak di Medan yang dengan amarah tinggi merusak tempat perjudian di beberapa lokasi di kawasan Mabar, Medan Deli, Medan, Sumatera Utara.

Video perusakan itu pertama kali diunggah oleh akun Faceboook, Nur Afifah Febriarni, kemarin (4/1/2020). “Emak-emak sudah menyerang, kelar semua, Mabar, 5 lokasi,” tulisnya pada keterangan videonya.

Dari video itu terlihat ibu-ibu yang meringsek masuk ke satu persatu lokasi judi dan langsung memukul mesin judi dengan kayu, lalu memporakporandakan lokasi. Mesin judi juga dibalikan dan didorong ke luar hingga jadi tontonan warga. Masyarakat yang melihat tidak bisa berbuat apa-apa termasuk orang-orang lokasi judi. Mereka memilih meninggalkan tempat.

Emak-emak itu terdengar berteriak saat menghancurkan lokasi, “hancur rumah tangga,” ucap mereka. Ini ditengarai karena mereka resah para suami dan anak-anak laki-laki mereka menghabiskan waktu dengan aktivitas haram itu.

Tak butuh waktu lama, video tersebut viral dan masuk ke berbagai akun gosip Instagram dan mendapat dukungan dari netizen.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian itu terjadi di Jalan Rumah Potong Hewan, Pasar I Kelurahan Mabar, Medan, Minggu (3/1/2020). Hal tersebut dibenarkan Kepala Lingkungan setempat. “Kejadiannya di dua lingkungan. Lingkungan 11 sama Lingkungan 10,” ujar Kepala Lingkungan 11 Kelurahan Mabar, Medan Deli, Budiono, kepada wartawan, Senin (4/1/2020).

Budiono mengatakan ulah emak-emak itu memang murni karena keresahan melihat banyak warga yang sering mendatangi lokasi judi itu setiap hari. ““Roma (rombongan mamak-mamak) ini resahlah, makanya digepruklah lokasi judi ikan dan dingdong itu,” jelasnya.

Salah seorang ibu yang ada di lokasi perjudian mendukung aksi penghancuran itu. Dia menyebut contoh suaminya yang jarang pulang dan menghabiskan waktu di lokasi judi. “Gara gara judi ini jadi sering berantam kami, dia jarang ngasih uang belanja, perkara ini rusak rumah tangga dibuatnya,” ujar perempuan inisial NM itu.

Warga lainnya mengatakan bahwa mereka sudah sering melaporkan keresahan atas beroperasinya mesin judi itu, namun tempat itu tetap berjalan.

Sementara itu, Kapolsek Medan Labuhan AKP Edy Safari mengatakan pihaknya sudah berulang mengimbau penutupan lokasi itu. “Sudah sering kita lakukan razia lokasi dan kita perintah untuk tutup. Dan kita amankan mesin-mesin jackpot dan tembak ikan. Namun tetap mereka beroperasi. Dan pada waktu kejadian, kemarin Bhabin ada di TKP. Jadi kami sudah berulang-ulang menghentikan kegiatan tersebut,” jelasnya. (nin/pojoksumut)

Komentar

Berita Lainnya