oleh

Wabah Covid-19 di Xinjiang Meluas dan Bertambah

SUMEKS.CO – Kasus Covid-19 di Xinjiang semakin meluas dan semakin banyak yang terpapar. Penyebarannya pun kini bukan hanya di Urumqi tapi telah menyebar hingga ke kota tetangga, Kashgar.

Pada Selasa (21/7) China melaporkan adanya 14 kasus baru Covid-19 yang muncul di negara itu, naik dari 11 kasus sehari sebelumnya. Dari 14 kasus baru itu sembilan di antaranya terdapat di Xinjiang, menurut pernyataan Komisi Kesehatan Nasional China, dikutip dari Reuters, Rabu (22/7).

Untuk menghalau penyebaran virus, pemerintah daerah Urumqi telah memberlakukan larangan bepergian dan melarang warga melakukan pertemuan sosial.

“Seluruh kota telah memasuki ‘masa perang’, dan akan menangguhkan semua jenis kegiatan kelompok,” kata seorang pejabat pada pertemuan itu, menurut laporan media pemerintah, dikutip AFP, Selasa (21/7) kemarin.

Sejak awal Juni sedikitnya 47 orang di Xianjiang telah terinfeksi virus corona. Munculnya kasus-kasus baru itu menggambarkan kesulitan yang dihadapi pemerintah China dalam memberantas penularan corona yang mulai muncul di pusat kota Wuhan akhir tahun lalu, menyusul di Beijing pada Juni lalu.

Xinjiang adalah salah satu daerah pertama yang mengizinkan siswa kembali ke sekolah pada akhir Maret setelah pihak berwenang menyatakan gelombang wabah Covid-19 berakhir.

Pada Sabtu (18/7) lalu, pemerintah setempat pun menggelar tes massal demi menghindari munculnya klaster baru.

Tes massal ini dilakukan setelah pihak berwenang membatasi sebagian besar penerbangan ke ibu kota Xinjiang, Urumqi serta menutup layanan kereta bawah tanah lokal dan angkutan umum. (Reni Erina/rmol.id)

Komentar

Berita Lainnya