oleh

Waduh! Pemasok Senjata KKB Diduga Terima Duit Miliaran dari Pemda dan Ketua DPRD

PAPUA – Ratius Murib alias Neson Murib (26), terduga pemasok senjata KKB diduga menerima uang dari Ketua DPRD Tolikara, Sonny Arson Wanimbo sebanyak Rp370 juta.

Uang itu diduga digunakan melakukan transaksi jual beli senjata api dan amunisi untuk teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Hal itu terungkap saat polisi menangkap Neson Murib di Puncak Jaya, Papua pada Senin (14/6/2021).

Saat ditangkap, polisi menyita uang tunai Rp370 juta dari tangan Neson Murib. Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan, uang itu bersumber dari Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, Sonny Arson Wanimbo.

“Neson Murib membawa uang cash pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 370 juta untuk bertemu dengan saudara Dewan Wenda yang mana bersedia membantu Neson Murib membeli senjata dan amunisi di Kabupaten Timika,” kata Kombes M Iqbal Alqudusy melalui keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

“Uang tersebut diberikan oleh anggota Ketua Dewan I Kabupaten Tolikara (Ketua DPRD Tolikara) atas nama Sonny Wanimbo,” sambungnya.

Iqbal menduga uang Rp 370 juta diberikan Sonny kepada Neson Murib pada pertengahan April 2021 di Hotel Meta Star Waena. “Sonny Wanimbo merupakan teman kuliah Neson di Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali,” ucapnya.

Saat masih kuliah, Sonny Wanimbo merupakan Ketua Ikatan Mahasiswa Pegunungan Sejawa dan Bali. Ia aktif dalam kegiatan-kegiatan organisasi dan kongres kemahasiswaan pegunungan.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan Neson Murib, di antaranya satu tas ransel, 1 tas noken, uang tunai sebesar Rp 370 juta, 3 unit HP yang isinya percakapan jual beli senjata dan amunisi, dan buku tabungan.

Selain itu, polisi juga menyita 9 lembar slip bukti transfer kepada AW sebesar Rp 63.100.000, 4 lembar slip bukti transfer kepada Ad sebesar Rp 23.006.000 dan buku catatan yang berisikan berita-berita perkembangan KKB dan percakapan pembelian senjata.

Dari pemeriksaan awal, Neson mengakui sudah pernah melakukan transaksi kepada AW yang berada di kota Manado sebesar Rp 63.100.000. Neson membeli senjata laras panjang yang digunakan untuk perlengkapan KKB. Namun sampai sekarang, AW belum memberikan senjata tersebut.

Transaksi Jual Beli Senjata KKB Rp 1,3 M

Polisi mengatakan nilai transaksi dalam proses jual-beli senjata teroris KKB di Pegunungan Papua mencapai Rp 1,3 miliar lebih. “Total yang dikirim dan diterima Rp 1.393.100.000,” kata Kombes Iqbal Alqudussy.

Salah satu catatan yang dibawa pemasok senjata KKB adalah catatan pengeluaran dan pemasukan dana bantuan dari simpatisan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Ada pula buku catatan penolakan otonomi khusus (otsus) Papua dan aksi penembakan di Kabupaten Puncak. Polisi juga menemukan beberapa buku tabungan atas nama Ratius Murib dan beberapa HP. Polisi juga menyita belasan kertas resi bukti transfer ke pihak-pihak yang diduga jaringan penjual senpi.

Catatan tersebut adalah bantuan uang tunai dari Pemda Puncak senilai Rp 600 juta untuk pimpinan teroris KKB, Lekagak Telenggen pada 6 Februari 2021.

“Masih dilakukan pendalaman penyidikan terkait bukti transaksi yang ditemukan, termasuk benar atau tidaknya aliran dana ke Lekagak Telenggen,” kata Kombes Iqbal Alqudussy. (one/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya