oleh

Wajah Kota Pagaralam Semakin Lengkap dan Sempurna

PAGARALAM – Pemerintah Provinsi Sumsel menyerahkan aset miliknya yang berada di Alun-alun Merdeka berupa kolam perikanan dan bangunan gedung pertemuan kepada Pemerintah Kota Pagaralam.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel H Herman Deru atas diserahkannnya aset milik Pemerintah Provinsi Sumsel. Ini nantinya dikelola dan dimanfaatkan untuk memperluas lahan Alun-alun, sehingga fasilitas dapat lebih lengkap.

“Pak Gubernur Sumsel, Herman Deru sudah menyetujui aset milik Pemprov Sumsel diberikan kepada Pemkot Pagaralam, agar dapat diberdayakan menjadi perluasan kawasan Alun-alun kota, sehingga wajah kota menjadi semakin lengkap dan sempurna memperindah wajah kota,” ujar Kak Pian.

Nantinya kata Kak Pian, lahan ini akan dibangun sejumlah fasilitas pendukung Alun-alun seperti air mancur, jogging track dan fasilitas taman kota, sehingga saat permintaan  pengalihan aset ini Pak Gubernur langsung perintahkan Sekda Provinsi Sumsel agar menjadi catatan dan ditindaklanjuti proses penyelesaiannya.

“Untuk pengajuan sudah dilakukan sebagai kelengkapan administrasi tinggal prosesnya saja. Secara lisan sudah disetujui pak Gubernur Sumsel,” katanya.

Penyerahan aset ini lanjut Kak Pian nantinya akan ditandai dengan tandatangan berita acara serah terima barang milik negara, antara Pemerintah Kota Pagaralam bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Aset tersebut terdiri dari lahan kolam dan bangunan eks aula pertemuan dan termasuk gazibo yang berada di lahan itu,” ucapnya.

Jika lahan ini sudah diserahkan secara resmi, maka seluruh bangunan akan direhab agar wajah kota dan syarat Alun-alun terpenuhi, supaya dapat menambah aset wisata dan lahan terbuka hijau.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Pemerintah Kota Pagaralam, Iwan Mike Wijaya ST melalui Kabid Aset Junaidi Bangun SH mengatakan, pihaknya sudah mengajukan surat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk penyerahan sejumlah aset milik Provinsi yang berada di Kota Pagaralam yang dinilai kurang produktif pengelolaanya.

“Memang  sejumlah aset milik Provinsi Sumatera Selatan yang berada Kota Pagaralam, sudah proses pengajuan untuk diserahkan pengelolaannya kepada Kota Pagaralam, agar dapat diberdayakan menjadi salahsatu pengembangan Kota Pagaralam.

Tinggal menunggu proses penyerahan saja, Gubernur Sumsel sudah menyetujui pemberiannya, namun saat ini masih proses administrasi,” terangnya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya