oleh

Wakil Ketua DPRD Sumsel Digarap Empat Jam

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Wakil Ketua DPRD Sumsel Muchendi Mahzareki diperiksa tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel sebagai saksi untuk enam tersangka Alex Noerdin, Muddai Madang, Laonma PL Tobing, Agustinus Antoni, Loka Sangganegara, dan Ahmad Najib.

Usai diperiksa, sekira pukul 12.53 WIB, Muchendi turun dari lantai 6 ruang penyidik Pidsus Gedung Kejati Sumsel, Senin (25/10) mengatakan dirinya diperiksa tim penyidik Kejati Sumsel, terkait enam tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

“Tadi saya diperiksa dari pukul 09.00 WIB, terkait enam tersangka kasus Masjid Sriwijaya,” ujar Muchendi.

Dia membeberkan, tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel mengajukan banyak pertanyaan terhadap dirinya, diantaranya terkait penganggaran dana hibah Masjid Raya Sriwijaya sewaktu dirinya di Komisi III DPRD Sumsel.

“Namun saat itu tahun 2015 saya mengundurkan diri, dikarenakan ikut pencalonan diri sebagai wakil bupati, jadi tidak tahu mengenai anggaran yang dibahas,” ungkapnya diwawancarai awak media usai jalani pemeriksaan.

Sebagai tokoh pemuda Sumsel, dia berharap meskipun penyidikan perkara ini terus berjalan, pembangunan Masjid  Raya Sriwijaya dapat dilanjutkan kembali, karena dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Sumsel.

“Sangat berharap proses pembangunan Masjid Sriwijaya ini dapat dilanjutkan, meskipun proses penyidikan perkara ini terus berlanjut,” singkat putra mantan wakil gubernur Sumsel ini kepada awak media.

Hingga saat ini, tim penyidik Pidsus Kejati Sumsel masih memeriksa sejumlah saksi lainnya dilantai enam gedung Kejati Sumsel. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya