oleh

Wako : Edaran Gubernur, Sekolah Tatap Muka Ditunda

PRABUMULIH – Kalau keinginan Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM, sekolah tatap muka segera dimulai pada 4 Januari ini. Bukan, tanpa alasan orang tua (ortu) siswa telah mendatangi sekolah untuk memastikan penerapan Protokol Kesehatan (Protkes).

Namun, apa daya keinginan Wako terpaksa ditunda kembali. Karena, ada Surat Edaran (SE) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru SH MM agar menunda sekolah tatap muka. Hingga, situasi Covid-19 aman dan juga datangnya vaksi.

“Iya, ada edaran Gubernur. Sekolah tatap muka, kita tunda sementara,” ujar Ridho, sapaan akrabnya kepada awak media, Kamis lalu (31/12/2020).

Sambungnya, harusnya sekolah tatap muka diperbolehkan. Termasuk, seluruh kegiatan juga asalkan dengan Protkes ketat.

“Apalagi, siswa sudah bosan dirumah. Karena, terlalu lama belajar di rumah di tengah pandemi Covid-19 ini,” terangnya.

Akunya, jadi pemikirannya tidak semua siswa mampu secara ekonomis. Dan, pembelajar daring memang cukup memberatkan siswa kurang mampu tersebut.

“Sebelumnya, hanya sekolah sarana prasarana Protkesnya siap dan sudah mengundang ortu siswa ke sekolah. Boleh melaksanakan, sekolah tatap muka. Namun, nampak harus ditunda lagi karena ada kebijakan Pak Gubernur,” ujarnya.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru SH MH mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, masih tinggi penyebaran Covid-19 di Sumsel dan menunggu vaksinasi akhirnya menunda sementara sekolah tatap muka direncanakan 4 Januari ini.

Merespon hal itu, Pemerintah kota (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akhirnya juga menunda sekolah tatap muka hingga pemberitahuan selanjutnya dan juga mengeluarkan edaran tersebut.

“Iya betul, menindaklanjuti SE Gubernur Sumsel. Saya berkonsultasi dengan Pak Walikota (Wako), dan memohon petunjuk. Akhirnya, diarahkan Pak Wako untuk ditunda sementara,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud), Kusron SPd MSI, Kamis (31/12/2020).

Hingga, akhirnya sekolah tatap muka direncanakan akan dimulai pada 4 Januari akhirnya ditunda sampai batas waktu tidak ditentukan.

“Jadi sekolah tatap muka, kita rencanakan 4 Januari hanya sekolah telah mengundang orang tua siswa ke sekolah. Akhirnya, kita urungkan menindaklanjuti edaran Gubernur tersebut,” terang Kusron.

Karena sekolah tatap muak ditunda, kata dia pembelajar tetap secara daring atau pembelajaran jarak jauh hingga pemberitahuan selanjutnya.

“Iya, tetap secara daring atau pembelajaran dari rumah,” tukasnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya