oleh

Wako : Saya Tidak Mau Melantik, CPNS Absen

CPNS Formasi 2018, Akhirnya Jadi PNS 100 Persen

PRABUMULIH – Sebanyak 170 CPNS Formasi 2018, setelah menunggu hampir 2 tahun lebih akhirnya resmi dilantik sehingga menjadi PNS 100 persen.

Pelantikan dilakukan Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM di Gedung Kesenian Rumah Dinas (Rumdin) Wako, Selasa (8/3/2021) disaksikan Kepala BKN Regional VII Palembang, Mardi Prayitno ditandai dengan pengambilan sumpah dan janji. Selain itu, juga dilantik sebanyak 10 PNS pindahan belum disumpah dan 24 PNS mengemban jabatan fungsional (Jafung) di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot).

Wako, Ir H Ridho Yahya MM menjelaskan, dirinya enggan melantik CPNS mau menjadi PNS 100 persen. Tetapi, tidak hadir saat pengambilan sumpah dan janji.

“Ini tidak fair namanya, nanti dibelakang meminta tandatangan. Saya, tidak akan tandatangani,” ujar Ridho di sela-sela pelantikan PNS tersebut.

Lalu, ungkap suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini menerangkan, para CPNS dan PNS dilantik harus bisa melaksanakan tugas diamanatkan dengan baik dan penuh pengabdian dan kesadaran serta tanggung jawab.

“Jaga martabat PNS, dan senantiasa mengutamakan kepentingan negara atau masyarakat ketimbang diri sendiri,” tukas ayah tiga anak ini.

Ucapnya, PNS dituntut bekerja jujur. Lalu, cermat dan teliti guna kepentingan negara. Dan, juga harus menjaga rahasia negara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

“Sudah menjadi resiko sebagai PNS, harus patut dan taat terhadap ketentuan dan aturan,” bebernya.

Politisi Golkar ini mengingatkan, kalau jadi PNS harus disyukuri. Mensyukuri, kata tidak hanya dimulut saja. Tetapi, harus diimbangi dengan perbuatan. “Kalau kita mensyukuri nikmat, jelas rezeki akan ditambah. Jabatan, tidak perlu diminta. Saya melihat, dan mengerakkan saya memberikan jabatan,” tukasnya.

Apalagi, kata Adik Wagub Sumsel ini, sudah disumpah dan dijanji. Dan, hal itu harus dicamkan PNS tersebut. “Ikuti aturan dan patuhi sesuai ketentuan berlaku. PNS tidak boleh berpolitik,” tukasnya.

Kepala Kantor BKN Regional VII Palembang, Mardi Prayitno menerangkan, CPNS setelah memenuhi persyaratan percobaan selama setahun bisa diangkat menjadi PNS.

“Kalau tidak memenuhi persyaratan. Diberhentikan menjadi CPNS,” ujar Mardi ketika menghadiri pelantikan tersebut.

Ungkapnya, sesuai aturan PNS yang dilantik wajib mengucapkan sumpah dan janji. Sebagai, kesanggupan menjalankan tugas dan amanat sebagai PNS.

“Pengangkatan jafung, sebagai bentuk pembinaan karir dan mewujudkan pejabat profesional dalam rangka peningkatan pelayanan publik dan birokrasi di masyarakat,” tambahnya.

Diingatkannya, PNS harus bekerja dengan baik dan mengedepankan loyalitas dalam pengabdiannya. “Tingkatkan kinerjanya, bantu pemerintah dalam mendukung program pemerintah telah dijalankan. Mengabdi dengan baik dan ikhlas, sebagai abdi negara,” tukasnya.

Kepala BKPSDM, Beny Rizal SH MH mengatakan, pelantikan CPNS menjadi PNS 100 persen ini setelah adanya persetujuan dari BKN dan juga Kemen PAN-RB.

“Setelah surat persetujuannya keluar, CPNS Formasi 2018 resmi kita lantik menjadi PNS 100 persen,” akunya.

Selain itu, akunya sumpah jabatan ini juga dilakukan sebanyak 10 PNS belum disumpah. Lalu, 24 PNS menduduki jafung di sejumlah OPD di lingkungan Pemkot. “Dengan sumpah janji dilakukan, harapan kita PNS bisa mengabdi dengan tanggung jawab dan amanat yang diberikan. Totalnya, ada 180 PNS dilantik diambil sumpah dan jabatannya,” tukas Beni. (03)

Komentar

Berita Lainnya