oleh

Walikota Pagaralam Bangun Ketahanan Pangan Rakyat, Bantu Bibit Kopi dan Padi

PAGARALAM – Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH menyalurkan Bantuan Bibit Kopi Robusta, Kegiatan Peremajaan Tanaman Kopi dan Bantuan Benih Padi Inbrida Sawah APBD Anggaran 2020, kepada kelompok tani di lima kecamatan se-Kota Pagaralam.

Penyerahan bantuan dihadiri langsung Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel H Fakhrurrozi Rais. Penyerahan simbolis bertempat di Dusun Muara Tenang, Kelurahan Prahu Dipo, Kecamatan Dempo Selatan, kemarin

Dikatakan Kak Pian, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam pengembangan ekonomi melalui pertanian. Semua bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan yang benar benar dibutuhkan atau diperlukan kelompok tersebut. “Mesti diingat, jangan sampai kita menerima bantuan, tapi tidak bisa memanfaatkannya. Pemerintah akan tegas menindaknya,” tegasnya.

Dirinya juga lanjut Kak Pian kembali mengucapkan rasa terimakasih Kepada Pemerintah Provinsi yang terus memberikan bantuannya. Dengan bantuan Pak Gubernur di segala bidang untuk Kota Pagaralam, perkembangan terus menggeliat. “Per hari ini (kemarin, red) mulai dihitung pembangunan GOR di Keban Agung selama 6 bulan kedepan,” terangnya.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel, H Fakhrurrozi Rais meminta agar dinas kota lebih aktif lagi memasukkan program melalui dari E-Planning Kementerian Pertanian. “Bantuan yang diberikan adalah stimulan, perangsang jika dengan adanya bantuan ini ternyata memberi hasil dan manfaat, harapan kita yang lain juga mengikuti,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Pagaralam, Gunsono Mekson menyampaikan ada sebanyak 200 ribu batang kopi dan pupuk 200kg/orang, serta penerima bantuan melalui Dinas Ketahanan Pangan berjumlah 1500 hk atau 37,5 ton yang dimanfaatkan oleh 115 kelompok tani se-Kota Pagaralam.

“Bantuan bibit kopi ini merupakan bantuan peremajaan pembanguna rakyat, yang nantinya akan dapat menikmati produksi kopi di Pagaralam. Sedangkan bantuan bibit padi adalah untuk peningkatan produksi dan produktivitas padi di Pagaralam dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Pagaralam di tengah pandemi covid-19,” ucapnya.

Bantuan ini sebutnya tidak semerta – merta didapatkan. “Ini atas jerih payah walikota kita, bersama Pemerintah Provinsi dan tersampaikan ke Pemerintah Pusat.  “Mari bersama-sama memanfaatkan bantuan ini, agar jerih payah pemerintah kita terobati dalam mensejahterakan petani,” pungkasnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya