oleh

Walikota Pagaralam Simbolis Stek Kopi Perdana 2021

PAGARALAM – Walikota Pagaralam, Alpian Maskini simbolis melakukan stek Kopi Perdana tahun 2021, dalam rangka peningkatan produksi tanaman kopi, sekaligus upaya mensejahterakan petani di Pagaralam.

Stek perdana dilakukan di areal kebun kopi Poktan Gemilang Jaya, Kelurahan Lubuk Buntak, Kecamatan Dempo Selatan.

Walikota menyampaikan, ini program berkelanjutan dan merupakan kegiatan padat karya. “Bantuan program untuk petani, petani yang melakukan, dan petani juga mendapatkan manfaatnya langsung,” ungkap Wako di hadapan Poktan di sela membuka kegiatan, sekaligus menandakan stek atau sambung kopi 2021 mulai berjalan.

Pemerintah Kota Pagaralam, dalam visinya mewujudkan Pagaralam maju, ucap Walikota. Konsepnhya, kesejahteraan masyarakat dan keindahan ekonomi serta keadilan dalam memperoleh pendidikan.

Walikota melanjutkan, Pemkot Pagaralam secara bertahap melaksanakan program-program di bidang pertanian dan perkebunan, dalam memaksimalkan penggunaan lahan milik warga serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian, terkhusus tanaman kopi dengan menggalakkan sambung pucuk (stek).

Tanaman kopi yang disambung pucuk, memiliki keunggulan dalam jumlah hasil panen, dibandingkan tanaman kopi yang belum disambung pucuk. Selain itu, peningkatan hasil pengelolaan dan pemasaran menjadi kesatuan yang tidak terpisahkan, serta perlu strategi khusus dalam penerapannya.

Sehingga kopi dapat menjadi pendongkrak ekonomi masyarakat Kota Pagaralam.

“Saya berharap ke depannya kegiatan sambung pucuk kopi dapat memberi manfaat dan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat Kota Pagaralam,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanaian Kota Pagaralam, Gunsono Mekson SP MM didampingi Kabid Produksi Tanaman Perkebunan, Diki Herlambang SP menyampaikan, stek kopi ini merupakan tahun ketiga. “Selain program sejuta stek kopi dari Wako, sekitar Juni mendatang kembali dilanjutkan sejuta stek kopi bantuan dari Gubernur Sumsel,” pungkasnya. (ald)

Komentar

Berita Lainnya