oleh

Wamenag Sebut Herman Deru Umara yang Dekat Dengan Ulama

SUMEKS.CO – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengucapkan selamat kepada Pengurus Idaroh Wustho Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh Annahdliyyah (JATMAN) Provinsi Sumsel yang baru saja dilantik. Menurutnya, JATMAN merupakan organisasi keagamaan sebagai wadah pengamal ajaran Islam Ahlussunah wal Jama’ah yang telah dirintis dan dikembangkan oleh para Salafus Sholih yang bersumber dari Rasulullah SAW.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik semoga amanah dan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” katanya saat menghadiri Tausiyah Kebangsaan diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Sabilul Hasanah di Halaman Pondok Pesantren Sabilul Hasanah Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin, Rabu (8/1).

Acara yang diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Mahad Aiy dan Gedung Tahfizul Quran ini juga dihadiri oleh Ketua Forum Ulama Sufi Internasional sekaligus Dewan Pertimbangan Presiden dan juga penceramah Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Yahya.

Dikatakan Herman Deru, JATMAN merupakan suatu sarana bagi para Mursyidin untuk lebih mengefektifkan pembinaan para murid, sekaligus forum untuk menjalin ukhuwah antar Umat Islam serta untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia berharap agar masyarakat Provinsi Sumsel yang tergabung dalam organisasi JATMAN turut andil dalam memajukan pembangunan Sumsel, khususnya dalam pembinaan masyarakat di bidang keagamaan dan berperan serta dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Pada saat ini kita dapat bersilaturahmi disini dan berkumpul disini untuk menjalin ukhuwah islamiyah. Semoga kegiatan ini dapat mensyiarkan kedamaian yang berasaskan kedamaian itu sendiri dengan kasih sayang sesama antar umat beragama,” tambahnya.

“Melalui ceramah Kebangsaan ini menjadi bentuk usaha kita untuk mewujudkan Indonesia yang damai dan sejahtera. Mari Kita jaga suasana yang kondusif seperti sekarang ini dengan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dan Alhamdulillah Sumsel termasuk Provinsi yang Zero Konflik antar etnis maupun antar agama,” pungkasnya.

Sementara Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid mengatakan, Kepemimpinan diletakan untuk menjaga nilai-nilai agama dan menjaga kesejahteraan manusia, sebab antara agama dan negara itu tidak bisa dipisahkan seperti bayi kembar yang tidak bisa dipisahkan.

“Kalau kekuasaan itu tidak diawasi, tidak dibentengi, tidak dikendalikan oleh agama kekuasaan itu bisa liar. Alhamdulillah Gubernur kita adalah Gubernur yang dekat ulama dan kiyai, inilah pentingnya umara harus bersinergi dengan ulama. kita doakan mudah-mudahan bapak Gubernur senantiasa amanah dalam mensejahterakan rakyat,” tambahnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya