oleh

Wanita Cantik Tewas Dibunuh Pasangan Sejenis Pakai Gunting

MANADO – Seorang wanita cantik dibunuh secara sadis oleh pasangan sejenisnya sendiri, peristiwa pembunuhan terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Peristiwa ini terjadi di salah satu tempat kos di Kelurahan Wanea, Kecamatan Sario, Kota Manado, Rabu (29/9/2021) malam. Dugaan sementara, pembunuhan ini berlatar belakang cemburu.

Tak lama, bergerak cepat menangkap MW alias Margareth (20) gadis cantik berambut pirang yang diduga membunuh pasangan sejenisnya.

Korban OR alias Okvin (22) tewas dengan luka tikaman benda tajam di bagian dada.

Peristiwa pembunuhan ini terjadi di salah satu tempat kos di Kelurahan Wanea, Kecamatan Sario, Kota Manado, Rabu (29/9/2021) malam.

“Pelaku MW sudah diamankan. Pengakuan pelaku dia dan korban sudah berhubungan pacaran sesama jenis sejak 29 Juli 2021. Mereka tinggal bersama di tempat kos tersebut,” ujar Kapolsek Wanea AKP Arie Nayoan, Kamis (30/9/2021) dikutip dari inews.

Dugaan sementara, pembunuhan ini berlatar belakang cemburu.

Hal ini berdasarkan keterangan pelaku kepada polisi.

“Korban perempuan, pelakunya juga seorang perempuan. Keduanya diduga pasangan sesama jenis. Secara seksual dan perasaan tertarik kepada sesama perempuan juga,” katanya.

Dia berbicara begitu lancar tanpa raut muka bersalah.

Dia menceritakan, awalnya bersama korban menenggak minuman beralkohol bersama, Rabu (29/9/2021) pukul 19.00 WITA Sejam kemudian, mereka yang sedang berada dalam kamar kos bertengkar untuk menggoreng pisang.

Korban beranjak dari tempat tidur langsung keluar menutup pintu dari luar.

Tak lama dia masuk kembali ke dalam kamar dan langsung memukul pelaku dengan menggunakan kedua tangan

“Dia (korban) ambil gunting, arah mata gunting mengarah ke dadanya. Saya mau rebut itu gunting lalu tarik-tarikan. Dia tarik kuat, saya ke lepas. Lalu sudah ada banyak darah,” ujarnya dalam rekaman video.

MW mengaku tak ada niat sehingga terjadi hal demikian.

Menurutnya, korban memang selama ini cemburu dengan mantan pacarnya.

“Yang ambil gunting dia bukan saya. Gak mungkinlah kalau saya ingin (menusuk) lebih dulu,” katanya.

Setelah kejadian, para penghuni kos yang melihat korban sudah berlumuran darah lantas membawanya ke RS Bhayangkara.

Namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setiba di RS.

Kasus tersebut kini sudah dalam penanganan polisi. MW diamankan dan masih diperiksa intensif. (dhe/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya