oleh

Warga Antusias Jalan lintas Lama Mulai Diperbaiki

MURATARA-Masyarakat Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara antusias dengan peningkatan akses jalan lintas lama. Pasalnya, akses penghubung lintas Kabupaten ini, memang sudah lama tidak tersentuh pembangunan.

Yudi warga Desa Noman Baru yang sempat dibincangi menuturkan, jalan lintas lama dulunya akses utama penghubung wilayah Kabupaten Muratara dengan daerah lainnya.

Karena sudah banyak jalan yang rusak dan terputus akibat tergerus arus sungai, jalan itu akhirnya dipindahkan ke jalan Lintas Sumatera yang baru yang berjarak kurang lebih 200 meter dari jalan penghubung lama.

“Dulu mobil lintas provinsi selalu lewat sini jalan lintas lama. Tapi karena ada jalan lintas yang baru, sekarang jalan ini hanya di gunakan masyarakat lintas desa dan tidak lagi digunakan masyarakat lintas Provinsi,” katanya, Minggu (29/11).

Warga mengaku, fokus pemerintah terhadap aset Jalan lintas lama di Muratara sempat terabaikan selama puluhan tahun. Padahal, akses jalan ini banyak menyimpan sejarah khususnya di era kemerdekaan. Akibat lama tidak diperhatikan, kondisi jalan libtas lama sudah banyak kerusakan, mulai dari akses yang berlobang hingga terputus akibat tergerus aliran sungai.

“Alhamdulillah sekarang di 2020 susah ada perbaikan mulai dari perbatasan STL Terawas sampai Desa Maur Baru. Dengan adanya perbaikan jalan ini, setidaknya dapat membantu warga beraktivitas dengan lancar,” ungkapnya.

Yudi mengaku, kerusakan yang cukup parah terjadi di beberapa titik, seperti perbatasan desa Batu gajah-Maur, dan perbatsan Desa Maur-Bingin Rupit. “disana aspalnya sudah hilang sama sekali ada juga jalannya sudah putus tergerus arus sungai,” timpalnya.

Dilain tempat, Camat Rupit Deni Andri membenarkan adanya sejumlah perbaikan akses jalan yang dilakukan di jalan lintas lama di wilayah Kecamatan Rupit.

Pihaknya mengaku, perbaikan itu dilakukan pihak Provinsi Sumsel sesuai dengan janji Gubernur Sumsel H Herman Deru yang memfokus perbaikan aset jalan yang sudah ada terlebih dulu.

“Iya itu ada perbaikan dari Provinsi, mulai Batas STL Terawas sampai Maur. Perbaikan dilakukan di spot-spot kerusakan. Mudah mudahan dengan perbaikan itu, dapat membantu akses masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan, saat ini sejumlah pengerjaan sudah mulai dilakukan pekerja seperti di perbatasan desa Batu Gajah-Maur. Karena kondisi jalan di wilayah itu tadinya terbilang putus dan sekarang sudah mulai diperbaiki kembali.

“Mudah mudahan dengan akses jalan yang bagus bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah masyarakat,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya