oleh

Warga Antusias Nobar Putusan MK

Gugatan Paslon No 03 di Tolak

MURATARA – Sejumlah masyarakat di Desa Lawang agung, Kecamatan Rupit, kabupaten Muratara, antusias nonton bareng (Nobar) sidang Mahkama Konsitusi (Mk) secara virtual.

Acara berlangsung Rabu (17/2) sekitar pukul 16.00 WIB, di Posko paslon No 1 sepadan itu awalnya sempat berlangsung lancar, namun masa membubarkan diri setelah adanya komunikasi dari Polres Muratara.

Antusias masyarakat Nobar putusan MK dalam sidang sengketa Pilkada di Muratara cukup tinggi. Pasalnya warga sangat menanti nantikan, hasil putusan MK yang bakal menentukan hasil Pemilu di Muratara dan siapa yang bakal memimpin Kabuaten Muratara 5 tahun ke depan.

Ridwan salah satu anggota Parpol PDIP Kabupaten Muratara yang ikut Nobar mengatakan, mereka cukup antusias menyaksikan sidang putusan MK. Setelah mendengar putusan hakim itu, mereka langsung membubarkan diri.

“Tadi hasilnya MK putuskan gugatan paslon No 3 tidak masuk (TMS), permasalahan Pilkada kita sudah selesai dan ini merupakan kemenangan masyarakat Muratara bersama,” ucapnya.

Dia mengatakan cukup apresiasi positif dengan proses pelaksanaan Pilkada Muratara. Karena sejak awal proses Pilkada berlangsung dengan aman, damai dan kondusif. “Saya imbau seluruh tim simpatisan Paslon no1 H Devi Suhartoni-Inayatullah, tetap tenang tidak uforia atau adakan aksi turun kejalan,”katanya.

Ridwan membenarkan saat sejumlah warga Nobar sidang MK itu, ada komunikasi dari pihak Polres Muratara. Agar masa segera membubarkan diri. “iya tadi ada komunikasi langsung Kapolres Muratara ke pak Heru. Lalu Pak Heru meminta bubar, karena tidak boleh ada keramaian saat ini pandemi Covid,” ujarnya.

Sementara itu, anggota DPRD Muratara Masturoh yang juga ikut Nobar di Posko koalisi Paslon No1. Dia menegaskan, putusan MK menolak gugatan Paslon No 03, dalam artian dalam waktu dekat akan ada pengumuman pemenang Pilkada dalam waktu dekat dari KPUD Muratara.

“Kedepan masih ada sejumlah proses yang kita lalui lagi, seperti pengumuman KPUD, paripurna dan pelantikan Bupati-wakil bupati terpilih,” ucapnya.

Dia memprediksi, karena sudah ada putusan MK terkait sengketa Pilkada Muratara. Maka pelantikan Bupati-wakil Bupati terpilih ini, diprediksi dilakukan akhir Februari. “Mungkin sekitar tanggal 26, kita ikut pelantikan secara virtual,” tegasnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya