oleh

Warga Binaan Rutan ini Salat Gerhana

TEBING TINGGI – Warga binaan dan pegawai Cabang Rutan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang menggelar Salat Khusyuf (Salat Gerhana) Matahari Cincin atau Matahari Sebagian.

Kepala Cabang Rutan Tebing Tinggi Yudi Khairudin mengatakan, salat gerhana ini dimulai setelah Salat Zuhur dengan imam dan khatib Petugas Rutan Tebing Tinggi, Yayak Zakaria di Masjid Al Hijrah Rutan Tebing Tinggi.

“Ya kita sholat gerhana tadi setelah sholat zuhur, ada 65 warga binaan yang ikut sholat ditambah petugas Rutan Tebing Tinggi,” kata Yudi, Kamis (26/17).

Dilanjutkan Yudi, manfaat Salat Gerhana itu tidak lain untuk mengingat kebesaran Allah, bukan karena sebab kematian seseorang atau lahirnya seseorang, tetapi karena sudah ketetapan Allah.

“Sesungguhnya matahari dan bulan tidak mengalami gerhana disebabkan karena matinya seseorang. Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka dirikanlah shalat dan berdoalah hingga selesai gerhana yang terjadi pada kalian,” ujar Yudi, yang mengutip Hadis HR. Al-Bukhari No 1040.

Sambung Yudi, mengapa ketika terjadinya gerhana diperintahkan untuk melakukan salat gerhana. Karena dalam salat akan berdoa, berdzikir, bertahmid, rukuk, sujud, dan bersyukur.

“Karena hanya kepada Allah SWT kita meminta pertolongan, sebab Dia-lah, yang memiliki kuasa atas alam semesta ini. Walaupun kita dalam keadaan susah, terbatas, kita harus tetap mengingat Allah SWT,” tutupnya. (eno)

Komentar

Berita Lainnya