oleh

Warga Gunung Kerto Tanyakan Ekspos Hasil Audit Investigasi

Dugaan Penyimpangan DD dan Pemalsuan Dokumen Musdes

LAHAT – Puluhan warga Desa Gunung Kerto Kecamatan Kikim Timur Kabupaten Lahat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Gunung Kerto (FMGK). Senin (27/10) mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Lahat.

Mereka meminta kejelasan ekspose hasil audit investigasi dugaan penyimpangan DD dan pemalsuan dokumen Musyawarah Desa (Musdea) oleh oknum Kades Gunung Kerto yang dilaporkan ke pihak inspektorat beberapa waktu lalu.

“Sebelumnya kita sudah mendatangi inspektorat dan katanya sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Jadi kita minta kejelasa  dari pihak kejaksaan. Namun tadi sudah ditegaskan bahwa ekspos hasil audit akan diberikan pada Senin 2 november mendatang,” ungkap Sekretaris FMGK, Iskandar Dinata, usai aksi damai.

Sementara ditambahka Ketua BPD Gunung Kerto, Ema bahwa pihaknya hanya mengingkan kejelasan laporan pemalsuan dokumen Musdes tahun 2019 dan dugaan penyimpangan DD.

Sementara saat ini walaupun ada permasalahan tersebut, roda pemerintahan desa Gunung Kerto tetap berjalan. Bahkan pihaknya telah melaksanakan Musdes tahun 2020 untuk pembangunan 2021 mendatang. “Jadi yang kita permasalahkan Musdes 2019 untuk pembangunan 2020. Kalau musdes yang 2020 untuk pembangunan 2021 telah kita laksanakan,” tambah Ema.

Ditegaskan Kajari Lahat Fitrah SH membenarkan bahwa pihaknya bakal memberikan hasil ekspose pada Senin, 2 November mendatang. “Ya hasil eksposnya akab kita berikan Senin depan,” ungkap Fitrah SH.

Diketahui sebelumnya, bahwa ratusan warga Desa Gunung Kerto Kecamatan Kikim Timur Lahat, tergabung  dalam Forum Masyarakat Gunung Kerto (FMGK) mendatangi Pemkab Lahat, Senin (13/7/202). Mereka meminta agar pihak penegakan hukum mengusut dugaan penyalahgunaan dan penyimpaan dana desa. Diantaranya tidak meniadakan Bumdes, pemalsuaan buku- buku atau draft khusus, yang dilakukan oknum kades Gunung Kerto.(gti)

Komentar

Berita Lainnya