oleh

Warga Hibahkan Lahan Kawasan Perkantoran Pemkab RLL

MUARA ENIM – Terpilihnya Kecamatan Rambang Niru sebagai ibu kota Kabupaten Rambang Lubai Lematang (RLL). 11 warga Desa Manunggal Makmur, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, telah mengibahkan lahan seluas 40 hektar untuk kawasan perkantoran pemerintahaan calon Kabupaten Rambang Lubai Lematang.

“Pengibahan lahan seluas 40 hektar dari 11 warga Desa Manunggal Makmur tersebut sebagai bentuk dukungan masyarakat untuk memisahkan diri dari kabupaten induk (Kabupaten Muara Enim) diperuntukan untuk kawasan perkantoran pemerintahan calon Kabupaten Rambang Niru Lubai,” ujar Ketua Presidium Rambang Niru, Muslim, Selasa (19/1).

Dikatakannya, masyarakat yang tergabung dalam kecamatan Rambang Niru, Empat Petulai Dangku, Belimbing, Rambang, Lubai dan Lubai Ulu sangat antusias pembentukan Kabupaten Rambang Lubai Lematang. Sebelumnya, kata dia, pembentukan Kabupaten Rambang Lubai Lematang telah mendapat dukungan anggota DPRD Kabupaten Muara Enim dari dapil II.

Tujuan pembentukan Kabupaten Rambang Lubai Lematang, kata dia, adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat dipercepat perwujudannya melalui peningkatan pelayanan di daerah.

Kemudian lanjut Muslim, pemekaran di wilayah pemerintahan merupakan suatu langkah strategis yang ditempuh pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pemerintahan baik dalam rangka pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan menuju terwujudnya suatu tatanan kehidupan masyarakat yang maju, mandiri, sejahtera, adil dan Makmur.

Pada hakikatnya, kata dia, pemekaran daerah otonom lebih ditekankan pada aspek mendekatkan pelayanan pemerintahan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Masyarakat dan dewan Muara Enim dari dari II mendukung penuh pemekaran Kabupaten Rambang Lubai Lematang. Sebab masyarakat sudah tidak tahan lagi pembangunan tidak meratah seperti jalan desa hancur dan hasil bumi hasil habis dikuras. Padahal wilayah enam kecamatan tersebut penyumbang ABPD terbanyak,” tegasnya.

Pada prinsipnya, terang Muslim, pemekaran kabupaten tersebut dilandasi adanya keinginan untuk peningkatan pelayanan maju, mandiri, sejahtera, adil dan makmur. “Pembentukan Kabupaten Rambang Lubai Lematang untu mewujudkan pelayanan masyarakat dan mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.(nop/ozi)

Komentar

Berita Lainnya