oleh

Warga Keluhkan Trotoar Serta Keamanan Jembatan Musi 6

SUMEKS.CO,- Meskipun telah resmi dibuka untuk umum pada Rabu (6/1) silam, Jembatan Musi 6 yang menghubungkan Seberang Ulu dan Seberang Ilir, hingga saat ini masih dalam proses pengerjaan finishing diantaranya yakni pekerjaan penyambung trotoar di beberapa titik jembatan yang memiliki panjang total 925 meter, lebar 11,5 meter.
Dari pantauan, Minggu (17/1) terlihat beberapa titik penyambung trotoar pejalan kaki diatas jembatan masih dalam pengerjaan dan belum terlihat rapi, beberapa batu untuk lantai trotoar pejalan kaki pun beberapa diantaranya masih tersusun diatas lantai trotoar.
Beberapa warga yang melintas pun terpaksa melintas dibadan jalan guna menghindari sambungan trotoar yang belum terpasang rapi tersebut, hal ini jelas membahayakan pejalan kaki.
“Biasanya baru ada yang mengerjakan sekitar jam 10an pagi,  cukup membahayakan juga sambungan trotoar jembatan itu kalau tidak dikasih tanda,” ungkap Gustim salah seorang warga yang melintas.
Gustim menambahkan meski dengan telah dibangunnya jembatan itu sangat bermanfaat bagi warga kota Palembang, namun sedikit mengkhawatirkan dengan jarak pagar jembatan yang terlihat tidak begitu aman bagi pejalan kaki terutama yang membawa anak usia 3-4 tahun
“Dikhawatirkan pejalan kaki yang melintas bawa anak kecil, karena jarak pagarnya cukup lebar kan membahayakan, apalagi sekarang lagi ramai-ramainya meski hanya sekedar untuk berfoto diatas jembatan” keluh Gustim.
Sementara itu, meski di beberapa titik terlihat sudah terpasang rambu dilarang berhenti/stop bagi pengendara kendaraan bermotor yang melintas diatas jembatan, namun masih saja beberapa kendaraan baik roda dua ataupun empat berhenti diatas jembatan, sehingga memperlambat laju kendaraan lain yang ingin melintas dan terkadang kemacetan pun tak dapat dihindari.
Antusiasme warga masyarakat terhadap ikon baru kota Palembang ini tidak di barengi dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.
Dibeberapa sudut jembatan terlihat berserakan sampah dari jajanan pengunjung jembatan seperti kulit kacang, botol air mineral serta kantong berserakan sehingga menambah kesan joroknya jembatan. (Fdl)

Komentar

Berita Lainnya