oleh

Warga Lahat Pertanyakan Bantuan

SUMEKS.CO-Lahat – Pemkab Lahat menyiapkan Rp 23,5 miliar untuk penanggulangan Covid 19. Dana bersumber dari APBD Kabupaten Lahat itu, kini mulai dipertanyakan masyarakat. Apalagi Bupati Lahat, Cik Ujang SH sempat melontar pertanyaan anggaran tersebut akan digunakan juga untuk membantu warga yang terdampak. Bukti di lapangan, masyarakat masih ada yang  mengeluh belum kunjung menerima bantuan.

Bahkan, di lapangan justru ada bantuan sembako pada kemasan bertuliskan bantuan keluarga besar Cik Ujang, yang telah disalurkan kepada masyarakat. “Harus jelas, sumber dana bantuan itu dari mana? Kalau dari APBD tentu tidak boleh nama seperti itu. Itu harus dijelaskan Pemkab Lahat,” tegas Ismed (52), seorang warga Kota Lahat.

Namun, Sekretaris Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Lahat, Ali Afandi mengaku, dari Rp 23,5 miliar itu, sudah digunakan sebesar Rp 9,5 miliar. Dengan rincian untuk RSUD Rp 2,7 M, Dinas Kesehatan Rp 5,6 M, BPBD Rp 560 juta untuk penggunaan bagi Dinas Perhubungan, Kesbangpol, dan Dinas Kominfo. “Pengeluarannya digunakan untuk penyediaan APD, kegiatan treking, kegiatan prepentip dan pencegahan,” teranv Ali Afandi, Selasa (12/5).

Disinggung soal bantuan uang dan APD dari pihak perusahaan. Ali Afandi menjelaskan, posisi bantuan pihak ke 3 saat ini baru dua perusahaan, senilai Rp 1 miliar. Hanya saja penggunaanya tidak semudah yang dikira. Sedangkan untuk bantuan APD, sudah diserhkan ke dinas terkait. “Untuk sembako anggarannya ada di Dinas Sosial Lahat. Tim kita sedang digodok oleh insfektur untuk memfinalkan jumlah anggaran itu,” jelas Ali. (rif)

Komentar

Berita Lainnya