oleh

Warga Lapor Soal Limbah Pertamina, Deru : Kalau Terbukti Kita Berikan Sanksi

PALEMBANG – Puluhan warga dari Desa Kebun Duren Prabumulih Barat melakukan aksi damai ke Kantor Gubernur Sumsel. Aksi damai warga yang mengatasnamakan korban pencemaran lingkungan hidup limbah PT Pertamina Asset 2 Prabumulih Field menuntut enam hal.

Koordinator Lapangan, Habibullah menyebutkan, enam tuntutan warga terhadap PT Pertamina Asset 2 Prabumulih Field yakni pihak Pertamina harus menutup aliran pembuangan minyak mentah dan air asin ke Sungai Kelekar di RT 01, 02, 03 RW 03 Kebun Duren. Membangun dua unit jembatan penghubung antara Kelurahan Prabumulih Barat dan Kelurahan Sukaraja Selatan.

Kemudian melakukan normalisasi, naturalisasi, dan pembetonan atau talut Sungai Kelekar. Menuntut pembangunan 13 sumur, pemberian kompensasi kepada Kelompok Masyarakat korban, dan ketenaga kerjaan skill maupun non skill.

“Kita sudah melakukan somasi kepada pihak Pertamina, namun tidak ada tanggapan. Untuk itu solusi terakhir kami menyampaikan hal ini kepada Gubernur,” kata Habibullah.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, ketika menemui warga telah memerintahkan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sumsel, Akhmad Najib, untuk membentuk tim khusus menindak laporan warga.

“Ajak perwakilan warga juga pada rapat nanti, supaya tidak terjadi fitnah. Karena ini masalahnya sudah berlarut-larut. Laporan warga dan hasil laboratorium nantinya akan menjadi bahan kita. Apabila terbukti maka akan kita berikan sanksi,” tegas Herman Deru.(ety)

Komentar

Berita Lainnya