oleh

Warga Minta Cakades Terpilih, Tidak di Lantik

INDRALAYA – Sebanyak 100 warga Desa Sungai Rambutan Kecamatan  Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI) melakukan aksi demo dihalaman Kantor Kecamatan Indralaya Utara  Hari ini (3/12) sekitar pukul 13.30 wib hingga berakhir pukul 15.30 Wib. Aksi Mereka  dinaungi oleh Forum Masyarakat Sungai Rambutan Bersatu (FMSB), dengan Koordinator Lapangan (Korlap) Masagus dan Koordinator Aksi (Korak) Hendrianto.

Mereka menuntut agar Kades Sungai Rambutan terpilih berinisial Wil, dalam pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 21 November 2019 lalu tidak dilantik, karena diduga telah melakukan politik uang terhadap warganya, agar sang  Oknum Cakades mendukung dan memilihnya, dan ternyata  Cakades Wil yang merupakan calon dari petahana kembali terpilih.

Sedangkan empat rivalnya yakni Sunarto, Mismawati. Kartu Irawan dan Yoserizal  harus kalah dalam pesta demokasi  di Desa Sungai Rambutan. Empat rival kades yang kalah ini, ternyata ikut dalam aksi demo  tersebut untuk sama-sama menyuarakan, agar Cakades Wil tidak dilantik sebelum  ada proses putusan  hukum yang jelas.

Awalnya aksi demo diterima oleh Kapolsek Indralaya AKP Bambang Yulianto, Sekcam Indralaya Utara Jamil dan Kasi Pemerintahan Syaiful Anwar. Dalam pertemuan dengan Kapolsek, Sekcam, belum ada keputusan yang disimpulkan, barulah setelah satu jam kemudian hadir  Kepala PMD Pemkab OI Trisnopilhaq dan Camat Indralaya Utara Zaidan Sukarno.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala PMD Pemkab OI Trisnopilhaq mengatakan, proses tahapan Pilkades sesuai aturan harus tetap jalan hingga Kades terpilih dilantik, begitu juga ketika ada pengaduan dugaan terjadi kecurangan dan pelanggaran, prosesnya tetap berjalan.

Namun sebelum Kades Terpilih dilantik, kita berharap agar persoalan bisa diselesaikan secara musyawarah dan mufakat, namun kalau jalan tersebut tidak tercapai, maka akan berlanjut pada proses yang lebih tinggi lagi, yakni  melalui Sidang PTUN,”ujar Trisnopilhaq.

Tapi perlu diketahui, dalam aturan pilkades tidak ada yang mengatur masalah politik uang , seperti pada Pilkada,”Dan kalaupun ada dugaan mengarah kesana, ya itu tadi melalui PTUN,”tukasnya

Cakades terpilih Wil, hingga berita ini dikirimkan belum berhasil dimintai komentarnya, karena HP selalu dalam kondisi tidak aktif (Sid)

Komentar

Berita Lainnya