oleh

Warga Minta Pengaspalan Sampai Pemukiman

MUARA ENIM – Warga Kampung Sosial, Desa Karang Raja, Kecamatan Kota Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, meminta kepada Pemkab Muara Enim agar pengaspalan jalan menuju Kampung Sosial sampai kepada jalan pemukiman warga.

Soalnya pengaspalan yang telah dilakukan saat ini,  menggunakan dana APBD tahun 2019 sepanjang 1,7 km,  belum sampai jalan pemukiman warga sepanjang sekitar 1 km lagi.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Muara Enim, yang telah melaksanakan pengaspalan jalan menuju Kampung Sosial, sepanjang 1,7 km  menggunakan dana APBD tahun 2019 sebesar 3,9 miliar. Namun kami berharap kiranya pengaspalan jalan ini dapat dilanjutkan lagi pada tahun 2020 mendatang sampai ke jalan pemukiman warga Kampung Sosial sepanjang 1 km lagi,” pinta warga bernama Lukman, Maryadi serta Eko, Minggu (8/12).

Menurut mereka, informasi yang diperoleh, Pemkab Muara Enim mengalami keraguan untuk melanjutkan pengaspalan jalan tersebut hingga ke jalan pemukiman warga. Alasannya jalan pemukiman warga tersebut diduga statusnya masih jalan milik PT Pertamina.

Padahal sesuai penjelasan dari manajemen PT Pertamina, jalan pemukiman warga yang tersisa sepanjang 1 km lagi belum diaspal itu, statusnya sudah menjadi jalan Kabupaten atau dijadikan jalan pemukiman warga.

“Jalan Pertamina batasnya jembatan besi ujung jalan pemukiman Kampung Sosial. Jadi kami meminta kepada Pemkab Muara Enim agar tidak ada keraguan lagi  melanjutkan pengaspalan jalan itu sampai  jalan pemukiman warga Kampung Sosial sepanjang 1 km lagi. Kami berharap pada anggaran tahun 2020 mendatang dapat dilanjutkan kembali,” pinta  warga.

Sementara itu, Sekerataris Dinas PUPRm Idris, yang sempat dibincangi korang ini beberapa waktu lalu, mengaku pihaknya sempat ragu untuk melanjutkan pengaspalan jalan tersebut sampai menuju jalan pemukiman warga Kampung Sosial sepanjang 1 km. Alasannya karena sesuai peta yang mereka miliki, status jalan tersebut masih milik Pertamina.

Meski demikian, pihaknya berupaya agar tetap melanjutkan pengaspalan jalan tersebut hingga jalan pemukiman warga Kampung Sosial sepanjang 1 km pada anggaran tahun 2020.

“Kami akan upayakan mencarikan solusinya agar jalan pemukiman warga Kampung Sosial sepanjang 1 km lagi itu bisa diaspal pada tahun anggaran 2020 nanti, mohon bersabar,” jelas Idris. (ozi)

Komentar

Berita Lainnya