oleh

Warga Muratara Geger, Leher Korban Nyaris Putus

SUMEKS.CO- MURATARA – Warga KM4, Desa Jadimulya I, Kecamatan Nibung, Kabupaten Muratara, dihebohkan penemuan jenazah dengan kondisi mengenaskan. Kamis (14/1) sekitar pukul 16.00 WIB, korban diduga bernama Den, warga Karang Dapo, Kecamatan Karang Dapo, Muratara, ditemukan dengan kondisi kepala nyaris putus akibat sayatan benda tajam.

Korban ditemukan warga, tersender di depan pintu rumah, tanpa baju, mengenakan kain sarung batik biru muda, dengan kondisi leher nyaris putus dan tangan kanan sedikit mengepal di atas kepala. Satu meter dari korban, di dapati sepeda motor yamaha bodong yang terparkir, dengan noda bercak darah korban di lantai dan dinding pintu, serta ditemukan satu sendal warna hitam di dekat korban.

Camat Nibung Suharto saat di konfirmasi mengenai kejadian itu membenarkan, jika diwilayah kecamatannya ada kasus pembunuhan yang terjadi di KM4, Jadimulya I baru baru ini. “iya itu ada kejadiannya di KM 4, Jadimulya I, untuk informasi teknisnya silakan konfirmasi Kapolsek. Tadi saya dengar korbanya sudah di bawa ke Puskesmas,”katanya, Kamis (14/1).

Dia mengaku, tidak bisa memberikan informasi secara detail, lantaran kasus itu masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. “ya meninggalnya karena dibunuh, saya tidak bisa secara detail karena itu ranahnya polisi. Informasi yang saya dapat, korban sempat cekcok dengan tetangga sekitar,” bebernya.

Informasi dihimpun, Den berprofesi menjaga kebun sawit milik anaknya yang sering hilang di curi, dia juga menggesek kayu di Desa Jadi Mulya I. Dia aslinya merupakan warga Karang Dapo. Dedi tetangga Korban di Karang dapo, yang sempat dihubungi menuturkan Den hari ini rencananya akan pulang ke Karang Dapo untuk melayat tiga hari tetangganya yang meninggal.

“Rencanonyo dio nak balek hari ini, hingga saat ini keluarga korban, belum bisa memberikan keterangan karena masih mengurus jenazah Den di RSUD Rupit,” bebernya.

Menurut Dedi, keseharian korban dikenal sebagai warga yang baik dan bermasyarakat. Tidak pernah terlibat cekcok dan mempunyai masalah. “Kalau di dusun dikenal baik wongnyo, dak banyak ulah,” timpalnya.

Sementara itu, Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto, melalui Kasat reskrim Polres Muratara AKP Dedi Rahmad membenarkan adanya insiden itu. Pihaknya masih lakukan penyelidikan lebih mendalam.

“Itu kapolsek Nibung sudah di TKP dan mengejar pelaku, coba hub beliau. Saya masih di luar, kalau sudah ada kronologis nanti saya tembuskan,” bebernya. Sementara itu, kaolsek Nibung AKP Reddy Cahyono hingga saat ini belum bisa di konfirmasi melalui kontak pribadi, karena saat ini anggota Polsek Nibung masih melakukan pengecekan TKP dan mengejar pelaku. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya