oleh

Warga PALI Positif Rapid Test Belum Tentu Positif Covid-19

PALI – Warga Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak heboh terutama di media sosial (medsos), lantaran adanya warga yang positif setelah dilakukan rapid test, setelah dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bunda Kota Prabumulih, pada Kamis (14/5) kemarin.

Juru Bicara (Jubir) gugus tugas percepatan penanggulangan antisipasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten PALI, dr Zamir Alvi SH MKes mengatakan, bahwa hasil rapid tes bukan merupakan acuan bahwa warga atau pasien tersebut dinyatakan positif virus corona atau Covid-19.

“Rapid tes bukan penentu seorang pasien positif ataupun tidak terpapar Covid-19, penentunya adalah dengan swab test. Untuk itu, pasien yang bersangkutan sudah diambil sampel swab test dan dikirimkan ke Kota Palembang, tinggal menunggu hasilnya 7 hingga 10 hari kedepan,” ujarnya, Sabtu (16/5).

Dijelaskan, pasien positif rapid test asal Bumi Serepat Serasan tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau wilayah red zone. Karena, pasien seorang laki-laki usia 60 tahun dan seluruh keluarga pasien berjumlah sembilan orang sudah dilakukan rapid test dan hasilnya negatif.

“Namun semua keluarga tersebut tetap menjalankan isolasi mandiri. Setelah keluarga pasien kita juga menelusuri sebelumnya pasien ada kontak dengan siapa saja, dan ini masih kita lakukan. Saat ini pasien masih di rawat di RS Bunda dengan protokol kesehatan Covid-19,” terangnya.

Ditambahkanya, bahwa pasien asal Kabupaten PALI tersebut memang mengalami sesak napas. Tapi ketika dilihat dari riwayat penyakit yang dideritanya, pasien tersebut memang sudah menderita sakit sesak napas dan jantung. “Jadi kita tunggu hasil swab test,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya